
Ilustrasi sepasang kakak beradik sedang bermain bersama. (Freepik)
JawaPos.com – Anda mungkin sudah tidak asing dengan istilah sindrom anak tengah, atau mungkin sindrom anak pertama perempuan yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya benarkah demikian adanya?
Teori urutan kelahiran yang dikemukakan oleh Psikolog Alfred Adler menyatakan, bahwa urutan kelahiran seseorang sangat mempengaruhi kepribadian, perilaku, dan hasil hidup mereka. Dari buku hingga berbagai studi penelitian, topik ini rupanya sudah banyak dibahas.
Lantas, bisakah kita menebak ciri kepribadian toxic yang biasanya dimiliki seseorang berdasarkan urutan kelahiran mereka? Seperti dilansir dari laman Your Tango, berikut adalah penjelasannya. Mengetahui apa yang mungkin orang benci dari kita adalah satu langkah awal untuk bisa memperbaikinya.
1. Anak pertama: Sering kali merasa tahu segalanya
Anak pertama sering kali memiliki IQ yang lebih tinggi dan cenderung memiliki dorongan yang kuat, yang dapat mengarah pada kesuksesan. Namun, mereka juga dapat mengembangkan kecemasan, perilaku kompulsif, kesulitan dalam bergaul dengan orang lain, dan kesulitan untuk meminta maaf.
Saran untuk para anak pertama adalah jadilah lebih santai, mengakui ketika salah dan berikan permintaan maaf yang tulus, serta sebisa mungkin hindarilah kebutuhan untuk selalu mengontrol orang lain.
2. Anak tengah: Selalu berusaha menyenangkan orang lain (people-pleasers)
Anak tengah sering kali dianggap menyenangkan dan mudah bergaul, namun mereka bisa terlalu berusaha untuk menyenangkan orang lain hingga sulit untuk mengungkapkan keinginan mereka sendiri. Selain itu, mereka juga cenderung menghindari konflik.
Saran untuk para anak tengah adalah jangan takut untuk mengungkapkan apa yang Anda inginkan, dan ingatlah bahwa Anda tidak harus bertanggung jawab untuk menyenangkan semua orang, serta belajarlah untuk menerima dan menyelesaikan konflik sebagai kesempatan untuk belajar.
3. Anak bungsu: Sering kali manipulatif
Anak bungsu sering kali dikenal sebagai yang mendapatkan lebih banyak kelonggaran, dan menurut psikolog, mereka lebih mungkin mengembangkan kecenderungan manipulatif untuk membuat orang lain melakukan sesuatu untuk mereka.
Mereka terkenal lebih cenderung mengambil risiko dan mengandalkan orang lain untuk menyelamatkan mereka. Hal ini tidak lain karena mereka terbiasa mendapatkan apa pun yang mereka inginkan, sementara orang lain membersihkan kekacauan dan memberikan perhatian penuh kepada mereka.
4. Anak tunggal: Sering kali merasa berhak
Anak tunggal dapat menunjukkan sifat-sifat buruk, baik dari anak pertama maupun anak bungsu, mereka sering kali merasa berhak atas banyak hal karena terbiasa dengan perhatian penuh yang mereka terima. Pola asuh tersebut sangat mungkin dapat memengaruhi apakah mereka mengembangkan sifat-sifat ini lebih lanjut.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
