
Ilustrasi dampak trauma masa kecil terhadap pola asuh (freepik)
JawaPos.com - Trauma di masa kecil bisa berdampak besar pada pola asuh seseorang ketika menjadi orang tua. Pengalaman buruk yang dialami saat kecil, terutama yang berasal dari keluarga sendiri, bisa terus terbawa hingga dewasa dan memengaruhi cara seseorang mendidik anaknya dan mungkin tidak kita sadari.
Melansir penuturan Kaytee Gillis, seorang psikoterapis, melalui laman artikel Psychology Today, pada, Senin (3/2), saat seseorang mengalami trauma di masa kecil akibat perlakuan orang tua atau keluarga, kemungkinan besar dampaknya akan terus terbawa hingga dewasa, bahkan saat sudah menjadi orang tua.
"Jika kamu memiliki riwayat trauma dalam keluarga asalmu, kemungkinan besar itu tetap melekat hingga dewasa. Tergantung pada seberapa parah traumamu, hal itu bisa memengaruhi kemampuanmu dalam menjaga hubungan sehat dengan anak-anakmu. Saat stres, kita sering kembali pada kebiasaan lama, dan jika masa kecil kita penuh trauma atau disfungsi, sulit untuk mengubah pola itu dan biasanya tidak kita sadari," jelas Kaytee.
Untuk memahami lebih dalam, Kaytee mengklasifikasikan 8 dampak trauma di masa kecil terhadap pola asuh yang mungkin tidak kamu sadari. Dengan mengetahui dampak ini, kamu bisa lebih mudah mengidentifikasi pola yang kurang sehat dan mulai memperbaikinya agar parenting kamu lebih baik.
1. Sulit mengendalikan emosi
Dampak trauma di masa kecil bisa membuat seseorang kesulitan mengontrol emosi, terutama rasa marah dan frustrasi. Reaksi yang tidak terkontrol ini bisa berdampak pada pola asuh, di mana anak-anak menjadi takut atau justru bingung dengan respons orang tua. Akibatnya, anak pun mengalami kesulitan dalam memahami dan mengelola emosinya sendiri.
2. Sulit menjadi sosok yang berwibawa
Trauma di masa kecil bisa membuat seseorang merasa canggung dalam mengambil peran sebagai figur otoritas dalam pola asuh. Ada yang memperlakukan anak seperti teman sebaya, sementara yang lain justru bersikap terlalu keras untuk mengimbangi pengalaman buruk mereka sendiri. Hal ini bisa menciptakan pola asuh yang tidak konsisten dan membingungkan anak.
3. Kesulitan membangun ikatan yang sehat dengan anak
Jika seseorang tumbuh dalam lingkungan tanpa kehangatan dan ikatan keluarga yang sehat, mereka mungkin mengalami kesulitan dalam membangun kedekatan dengan anak-anaknya. Kurangnya contoh kasih sayang di masa kecil bisa membuat seseorang merasa canggung dalam menunjukkan perhatian dan kedekatan secara emosional.
4. Cenderung overprotektif atau berlebihan dalam memberi perhatian
Mereka yang mengalami pengabaian di masa kecil sering kali mencoba menebusnya dengan memberikan perhatian berlebih kepada anak-anak mereka. Namun, alih-alih membangun hubungan yang sehat, sikap ini justru bisa membuat anak merasa terkekang. Rasa takut berlebihan terhadap keselamatan anak bisa menghambat mereka dalam berkembang dan menghadapi dunia secara mandiri.
5. Merasa seperti korban dalam hubungan dengan anak
Sebagian orang tua yang mengalami trauma di masa kecil bisa merasa bahwa mereka adalah korban dari perilaku anak-anak mereka sendiri. Padahal, reaksi anak yang dianggap bermasalah sering kali merupakan bagian dari perkembangan normal. Pola pikir ini bisa membuat orang tua bersikap defensif dan sulit membangun komunikasi yang sehat dengan anak.
6. Memaksa anak mengambil peran sebagai orang dewasa

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
