
Ilustrasi orang tua yang berusaha mendisiplinkan anak. (Pexels)
JawaPos.com – Sebagai orang tua, mendisiplinkan anak merupakan pekerjaan yang cukup rumit. Tidak heran sebagian besar orang tua ketika mendisiplinkan anak harus berhadapan dengan drama yang berbagai macam.
Dalam artikel ini disajikan empat cara efektif yang bisa ayah dan bunda terapkan untuk mendisiplinkan anak tanpa drama. Berikut empat cara efektif mendisiplinkan anak tanpa drama, dilansir dari All Pro Dad.
1. Tetapkan batasan dan konsekuensi yang jelas
Anak-anak perlu mengetahui batasan terhadap sesuatu. Sebelum memberikan konsekuensi kepada anak-anak, anda perlu memastikan bahwa anda mendefinisikan dengan jelas batasan yang tidak boleh mereka langgar.
Kemudian jelaskan mengapa batasan tersebut ditetapkan. Tidak cukup hanya dengan mengatakan, "Jangan pernah berbohong kepada saya." Anda harus memberi tahu mereka mengapa berbohong itu salah dan apa pengaruhnya terhadap hubungan anda.
Anak-anak akan menjadi egois, melakukan hal-hal yang tidak seharusnya mereka lakukan, menyakiti orang lain, dan tidak patuh tanpa berpikir sejenak bagaimana hal itu memengaruhi orang lain.
Jelaskan kepada mereka dan peringatkan mereka bahwa lain kali hal itu akan mengakibatkan konsekuensi yang anda pilih.
Pikirkan konsekuensi anda dengan saksama agar sesuai dengan perilakunya. Kemudian minta mereka menjelaskannya kembali kepada anda untuk memastikan bahwa mereka tidak salah dengar. Sekarang mereka tahu apa yang akan terjadi jika mereka melewati batas.
2. Patuhi konsekuensi yang ditetapkan dengan cara apa pun
Anak-anak pastinya akan melewati batas lagi. Menjelaskan kesalahan mereka tidak akan mengakhiri perilaku tersebut.
Dalam satu kasus, perilaku tersebut akan muncul berkali-kali. Batasan harus ditegakkan atau akan hilang.
Parahnya, ketika anda tidak menindaklanjuti peringatan kepada anak-anak anda, anda mengajari mereka bahwa anda tidak dapat dipercaya. Sangat penting untuk menjalankan apa yang anda katakan dengan konsistensi yang teguh.
3. Diskusikan alasannya dan minta mereka mengulanginya kepada anda
Setelah memberikan konsekuensi, diskusikan dengan mereka. Kehadiran kedua orang tua saat berbicara akan sangat membantu. Ajak mereka ke kamar mereka atau tempat pribadi untuk membicarakannya.
Mulailah dengan menanyakan mengapa mereka merasa dihukum. Minta mereka menjelaskannya kembali kepada anda. Pastikan mereka memahaminya. Intinya adalah membuat mereka berpikir tentang bagaimana tindakan mereka memengaruhi orang lain.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
