
Ilustrasi mengekspresikan amarah dalam sebuah hubungan.
JawaPos.com - Manusia mengalami berbagai emosi dalam berbagai situasi, dan kemarahan merupakan salah satu emosi yang melindungi kita pada kondisi yang menegangkan. Bahkan dalam hubungan, pasangan sering saling marah. Namun, jika kamu berpacaran dengan seseorang yang memiliki masalah amarah, hal itu bisa menjadi masalah serius.
Perilaku seperti ini bisa melelahkan, menambah stres, dan berpotensi membahayakan kesehatan mental serta fisikmu. Dikutip dari marriage.com, berikut ini beberapa tanda yang memperlihatkan bahwa pria punya masalah terhadap amarahnya.
1. Mempermasalahkan hal-hal kecil
Salah satu tanda bahwa seseorang memiliki masalah amarah adalah bagaimana dia mudah marah meski hanya karena kesalahan kecil. Bahkan saat kamu meminta maaf, dia justru semakin marah dan menyebutmu ceroboh. Seakan apapun yang kamu lakukan selalu salah di matanya.
Selain itu, pria dengan masalah amarah juga cenderung tidak peduli siapa yang kamu temui atau di mana dirimu berada. Mereka sering mempermalukanmu dan mengkritik kelemahanmu. Apabila kamu berusaha menyenangkan mereka, itu hanya akan memperburuk keadaan. Cara terbaik yang dapat dilakukan, yakni menjauh segera.
2. Membenarkan setiap kesalahan yang dilakukan
Pria dengan masalah amarah seringkali enggan melihat kesalahan pada perilaku mereka sendiri. Walaupun dia cepat mengkritikmu untuk hal-hal yang sepele, dia biasanya menolak mengakui kesalahannya atau bertanggung jawab atas tindakan yang salah. Sebaliknya, dia lebih cenderung menyalahkan orang lain atau situasi, dibanding introspeksi dan menerima bahwa dia yang membuat kesalahan.
Ketika melakukan kesalahan, dia cenderung memberikan alasan atau menyalahkan orang lain, bukannya menerima tanggung jawab. Menang pada pertengkaran dengan seseorang yang punya masalah amarah hampir tidak mungkin, namun yang terbaik yang bisa dilakukan, yaitu segera meninggalkan situasi tersebut.
3. Berteriak kepadamu
Salah satu tanda utama masalah amarah pada pria adalah berteriak. Pria yang susah mengendalikan amarahnya biasanya tidak bisa menahan diri untuk tidak meninggikan suara, bahkan dalam percakapan yang biasa. Kamu bisa saja menikmati percakapan dengan tenang, namun tiba-tiba dia mengubahnya menjadi pertengkaran dan mulai berteriak.
Bagi pria dengan masalah amarah, berteriak dianggap cara terbaik guna menyampaikan pendapatnya. Meskipun beberapa pria memiliki suara yang lebih keras, namun kebanyakan pria dengan masalah amarah berbicara memakai nada kasar kepada pasangannya.
4. Mencoba memukulmu
Tanda lain yang harus kamu waspadai adalah jika seorang pria berusaha memukulmu. Mungkin kamu pernah mendengar ancamannya untuk melakukannya ketika kamu menantangnya. Meskipun ia berupaya menahan diri, ada keinginan kuat untuk melukaimu.
Walaupun ada faktor yang menahannya, kenyataannya keinginan menyakitimu tetap ada. Tindakan ini merupakan tanda hubungan yang sangat toxic dan kamu tidak seharusnya membuang waktu supaya tetap bertahan dalam hubungan seperti itu.
5. Membencimu saat berdebat

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
