Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Januari 2025 | 02.12 WIB

7 Dampak yang Terjadi akibat Ketidakbahagiaan dalam Menjalin Hubungan, Salah Satunya Menarik Diri

Ilustrasi pria yang selalu selingkuh dalam hubungan. (freepik) - Image

Ilustrasi pria yang selalu selingkuh dalam hubungan. (freepik)

JawaPos.com - Romanoff menerangkan bahwa ketidakbahagiaan dalam hubungan dapat berdampak besar terhadap dinamika pasangan. Perasaan tidak puas bisa menciptakan jarak emosional, merusak komunikasi, dan memperburuk konflik yang ada. Ketidakbahagiaan ini juga mampu mempengaruhi cara pasangan melihat satu sama lain, meningkatkan kesalahpahaman, dan menambah ketegangan.

Tidak hanya sampai di situ, namun juga bisa menyebabkan hubungan menjadi renggang atau bahkan berakhir. Merangkum verywellmind.com, berikut beberapa dampak yang terjadi akibat ketidakbahagiaan dalam menjalin hubungan, salah satunya menarik diri.

1. Sakit secara emosional

Hubungan yang tidak bahagia dapat berdampak signifikan pada kondisi emosional dan fisik pasangan. Ketidakpuasan dan tekanan dalam hubungan biasanya memunculkan perasaan depresi dan frustrasi. Stres yang meningkat bisa menguras energi mental dan membuat pasangan lebih mudah tersinggung, serta mengarah pada kelelahan fisik dan emosional.

Ketika kebahagiaan terganggu, maka pasangan akan merasa terbebani, sehingga kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Keadaan ini akhirnya memicu ketidakbahagiaan pada hubungan yang mampu menciptakan spiral negatif dan merusak kesejahteraan mereka.

2. Menarik diri

Pada hubungan yang tidak sehat, pasangan tidak hanya menghadapi ketegangan dan konflik yang semakin meningkat, tetapi mereka juga merasa seolah-olah mereka harus menanggung beban tersebut seorang diri. Perasaan ini muncul saat setiap masalah dalam hubungan terasa seperti tantangan pribadi yang tidak ada solusinya, dan mereka tidak merasa didukung oleh pasangan.

Ketika hubungan mulai memburuk, pasangan sering berubah menjadi lawan, dan rasa saling mendukung mulai hilang. Akibatnya, orang lain di sekitar mereka, seperti teman atau keluarga, cenderung menarik diri, enggan terlibat atau mencoba membantu menyelesaikan masalah tersebut. Hal ini memperburuk situasi sebab pasangan yang terjebak dalam ketidakbahagiaan merasa semakin terisolasi dan kesulitan mencari jalan keluar.

3. Konflik

Dalam hubungan yang tidak bahagia, pasangan umumnya mulai melihat satu sama lain dengan rasa penghinaan, frustrasi, dan kritik. Daripada merasa aman, mereka justru membangun tembok pertahanan emosional demi melindungi diri. Ketegangan yang terus-menerus, baik emosional maupun fisik, menciptakan konflik yang mengurangi kedekatan dan kepercayaan.

Kondisi ini tidak hanya menyulitkan mereka menyelesaikan masalah dalam hubungan, namun juga mempengaruhi kemampuan mereka menjalani kehidupan sehari-hari dan tanggung jawab lainnya, seperti pekerjaan atau peran keluarga. Ketidakbahagiaan ini mengganggu keseimbangan hidup mereka, memperburuk kondisi emosional dan fisik mereka.

4. Frustasi

Orang-orang yang terjebak di hubungan yang tidak bahagia sering terjebak dalam fantasi atau harapan mengenai bagaimana hubungan tersebut seharusnya berjalan, dan mereka cenderung mendistorsi kenyataan guna mempertahankan gambaran ideal tersebut. Alih-alih menerima satu sama lain dengan segala kekurangan dan perbedaan, mereka terus berharap bahwa segala sesuatunya akan berubah sesuai dengan keinginan mereka.

Upaya mengabaikan atau merubah kenyataan ini hanya memperburuk keadaan, menambah rasa frustrasi dan kekecewaan yang terus-menerus. Ketidakmampuan melihat hubungan secara objektif dan menerima keadaan yang ada, menimbulkan mereka terperangkap dalam siklus emosional yang penuh harapan palsu, bahkan semakin menjauhkan mereka dari kenyataan hubungan yang sebenarnya.

5. Kurang fokus antara satu sama lain

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore