Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Januari 2025 | 02.02 WIB

Kenali Parenting Permisif Style: Saat Orang Tua Jadi Budak Anak Sendiri, Hati-Hati 4 Dampak Negatifnya!

Ilustrasi orang tua yang menerapkan parenting permisif style pada anak. (Pixabay) - Image

Ilustrasi orang tua yang menerapkan parenting permisif style pada anak. (Pixabay)

JawaPos.com–Sikap anak saat dewasa ditentukan bagaimana orang tua memperlakukan mereka saat masih kecil. Dalam tulisan ini kita akan membahas secara detail tentang pola asuh permisif style yang secara tidak sadar dilakukan orang tua dan mengakibatkan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

Tipe parenting permisif style adalah pola asuh yang memberikan perhatian tinggi terhadap kebutuhan anak dan cenderung membebaskan anak melakukan apa saja tanpa memberikan batasan. Hal ini akan membuat orang tua menuruti apa saja keinginan anak mereka dan takut untuk menolak permintaan anak.

Bagi orang tua yang menerapkan pola asuh permisif style ini anak adalah raja yang permintaannya mutlak harus dituruti dan orang tua seperti budak yang harus siap sedia melaksanakan perintah dari sang raja. Dilansir dari Psychology Today pada Rabu (29/1), tentang tipe parenting permisif style yang akan berdampak negatif pada anak saat mereka tumbuh dewasa. 

Berikut merupakan dampak negatif dari orang tua yang memberikan pola asuh permisif style kepada anak, simak apa saja!

  1. Tumbuh menjadi orang yang narsistik

Terbiasa sejak kecil selalu dituruti semua permintaan yang diinginkan membuat anak yang tumbuh dalam pola asuh ini akan menjadi orang yang narsistik saat mereka dewasa. Mereka seolah menjadi pusat dunia dan orang yang berada di sekeliling mereka tidak ada artinya termasuk orang tua mereka sendiri.

Sifat arogan, senang meremehkan orang lain, dan merasa paling superior dari orang lain akan menemani mereka menjalani kehidupan sosial.

  1. Susah bersosialisasi

Anak yang memiliki parenting permisif style akan sangat susah bersosialisasi dengan orang lain karena tidak ada orang yang akan memaklumi sifat mereka yang suka seenaknya dan tidak tahu diri itu.

Orang lain bukan orang tua mereka yang membiarkan berlalu begitu saja jika diperlakukan semena-mena.

  1. Bersikap seperti anak kecil

Mereka juga memiliki kepribadian seperti anak kecil saat bertumbuh dewasa karena pola asuh permisif style memang cenderung memanjakan anak.

Jadi, sampai dewasa mereka tetap akan bersikap seperti anak kecil karena di rumah mereka diperlakukan seperti bayi yang masih dibantu dalam kegiatan sehari-hari.

  1. Tidak bisa hidup mandiri

Anak yang dibesarkan dengan pola asuh seperti ini tidak akan pernah bisa hidup mandiri saat mereka beranjak dewasa. Karena terbiasa diperlakukan bak raja dengan orang tua sebagai budak mereka membuat mereka sangat malas untuk melakukan tugas mereka secara mandiri.

Semua tugas atau pekerjaan yang menjadi bagian mereka akan dilimpahkan kepada orang tua yang selalu bersedia melakukan apa saja untuk meringankan beban anak mereka.

Tidak apa orang tua susah selama anak mereka dapat tersenyum bahagia, prinsip inilah yang membuat orang tua dengan tipe parenting permisif style mewajarkan segala sikap semena-mena anak mereka.

Sebenarnya tidak apa memanjakan anak dan membuat anak bahagia karena memang itulah tujuan menjadi orang tua. Namun, anak harus tetap diberikan batasan agar kelak saat tumbuh dewasa mereka tidak salah jalan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore