
Ilustrasi orang tua yang menerapkan parenting permisif style pada anak. (Pixabay)
JawaPos.com–Sikap anak saat dewasa ditentukan bagaimana orang tua memperlakukan mereka saat masih kecil. Dalam tulisan ini kita akan membahas secara detail tentang pola asuh permisif style yang secara tidak sadar dilakukan orang tua dan mengakibatkan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.
Tipe parenting permisif style adalah pola asuh yang memberikan perhatian tinggi terhadap kebutuhan anak dan cenderung membebaskan anak melakukan apa saja tanpa memberikan batasan. Hal ini akan membuat orang tua menuruti apa saja keinginan anak mereka dan takut untuk menolak permintaan anak.
Bagi orang tua yang menerapkan pola asuh permisif style ini anak adalah raja yang permintaannya mutlak harus dituruti dan orang tua seperti budak yang harus siap sedia melaksanakan perintah dari sang raja. Dilansir dari Psychology Today pada Rabu (29/1), tentang tipe parenting permisif style yang akan berdampak negatif pada anak saat mereka tumbuh dewasa.
Berikut merupakan dampak negatif dari orang tua yang memberikan pola asuh permisif style kepada anak, simak apa saja!
Terbiasa sejak kecil selalu dituruti semua permintaan yang diinginkan membuat anak yang tumbuh dalam pola asuh ini akan menjadi orang yang narsistik saat mereka dewasa. Mereka seolah menjadi pusat dunia dan orang yang berada di sekeliling mereka tidak ada artinya termasuk orang tua mereka sendiri.
Sifat arogan, senang meremehkan orang lain, dan merasa paling superior dari orang lain akan menemani mereka menjalani kehidupan sosial.
Anak yang memiliki parenting permisif style akan sangat susah bersosialisasi dengan orang lain karena tidak ada orang yang akan memaklumi sifat mereka yang suka seenaknya dan tidak tahu diri itu.
Orang lain bukan orang tua mereka yang membiarkan berlalu begitu saja jika diperlakukan semena-mena.
Mereka juga memiliki kepribadian seperti anak kecil saat bertumbuh dewasa karena pola asuh permisif style memang cenderung memanjakan anak.
Jadi, sampai dewasa mereka tetap akan bersikap seperti anak kecil karena di rumah mereka diperlakukan seperti bayi yang masih dibantu dalam kegiatan sehari-hari.
Anak yang dibesarkan dengan pola asuh seperti ini tidak akan pernah bisa hidup mandiri saat mereka beranjak dewasa. Karena terbiasa diperlakukan bak raja dengan orang tua sebagai budak mereka membuat mereka sangat malas untuk melakukan tugas mereka secara mandiri.
Semua tugas atau pekerjaan yang menjadi bagian mereka akan dilimpahkan kepada orang tua yang selalu bersedia melakukan apa saja untuk meringankan beban anak mereka.
Tidak apa orang tua susah selama anak mereka dapat tersenyum bahagia, prinsip inilah yang membuat orang tua dengan tipe parenting permisif style mewajarkan segala sikap semena-mena anak mereka.
Sebenarnya tidak apa memanjakan anak dan membuat anak bahagia karena memang itulah tujuan menjadi orang tua. Namun, anak harus tetap diberikan batasan agar kelak saat tumbuh dewasa mereka tidak salah jalan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
