
Ilustrasi seseorang yang insomnia. (Artistic/freepik)
JawaPos.com - Stres dan kecemasan sering menjadi pemicu terjadinya insomnia dan masalah tidur. Gejala insomnia barangkali akan mereda setelah stres berakhir, tetapi bagi sebagian orang hal ini justru memicu lingkaran sulit tidur.
Mulanya stres yang menyebabkan kurang tidur menyebabkan kecemasan di siang hari, yang kemudian malah memperparah kondisi stres dan kembali mengganggu tidur di malam hari.
Karena stres dan masalah tidur memiliki hubungan timbal balik yang erat, memahami dan mengatasi salah satu masalah ini seringkali dapat membawa perbaikan pada masalah lainnya.
Melansir Sleep Foundation, insomnia adalah gangguan tidur umum yang sering dikaitkan dengan stres. Insomnia didefinisikan sebagai kesulitan dalam memulai tidur, mempertahankan tidur, dan kenyamanannya.
Kondisi ini bisa terjadi meski seseorang memiliki waktu tidur yang cukup untuk tidur dan tempat tidur yang nyaman.
Seseorang yang mengalami insomnia mengalami kantuk berlebih di siang hari, yang mengundang masalah lain seperti kelelahan juga mudah marah.
Tingkat stres yang tinggi terbukti memengaruhi struktur organisasi tidur, termasuk durasi setiap tahap tidur. Orang yang mengalami stres kronis mungkin mengalami penurunan jumlah waktu yang dihabiskan dalam tidur nyenyak.
Stres memicu respons hormonal dalam tubuh yang melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Peningkatan hormon tersebut dapat membuat tubuh dalam keadaan siaga tinggi, yang sangat mengganggu kemampuan untuk tidur.
Pada hakikatnya, tidur yang cukup setiap malam dapat mengurangi stres. Sayangnya, istirahat malam yang nyenyak bisa sulit didapat jika Anda stres lebih dulu, terutama jika masalah tidur merupakan sumber utama kecemasan Anda sehari-hari.
Adapun langkah-langkah lain dapat Anda ambil untuk menghilangkan stres, seperti berolahraga teratur dan memelihara jaringan sosial dengan teman dan keluarga.
Namun, tetap ingat bahwa tidur yang cukup merupakan faktor penting dalam mengelola tingkat stres.
Untuk itu, mari melihat lebih lanjut tips untuk memanajemen stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Menjaga Jadwal Tidur
Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Lakukan hal ini termasuk pada akhir pekan dan saat Anda dalam hari produktif.
Dengan menjaga jadwal tidur Anda akan mengatur jam sirkadian pada tubuh untuk tidur dan bangun pada waktu yang sudah Anda biasakan.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
