Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Januari 2025 | 23.05 WIB

Insomnia karena Sedang Banyak Pikiran juga Stres? Begini 4 Tips agar Tidak Terjebak di Lingkaran Sulit Tidur

Ilustrasi seseorang yang insomnia. (Artistic/freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang insomnia. (Artistic/freepik)

JawaPos.com - Stres dan kecemasan sering menjadi pemicu terjadinya insomnia dan masalah tidur. Gejala insomnia barangkali akan mereda setelah stres berakhir, tetapi bagi sebagian orang hal ini justru memicu lingkaran sulit tidur.

Mulanya stres yang menyebabkan kurang tidur menyebabkan kecemasan di siang hari, yang kemudian malah memperparah kondisi stres dan kembali mengganggu tidur di malam hari.

Karena stres dan masalah tidur memiliki hubungan timbal balik yang erat, memahami dan mengatasi salah satu masalah ini seringkali dapat membawa perbaikan pada masalah lainnya.

Melansir Sleep Foundation, insomnia adalah gangguan tidur umum yang sering dikaitkan dengan stres. Insomnia didefinisikan sebagai kesulitan dalam memulai tidur, mempertahankan tidur, dan kenyamanannya.

Kondisi ini bisa terjadi meski seseorang memiliki waktu tidur yang cukup untuk tidur dan tempat tidur yang nyaman.

Seseorang yang mengalami insomnia mengalami kantuk berlebih di siang hari, yang mengundang masalah lain seperti kelelahan juga mudah marah.

Tingkat stres yang tinggi terbukti memengaruhi struktur organisasi tidur, termasuk durasi setiap tahap tidur. Orang yang mengalami stres kronis mungkin mengalami penurunan jumlah waktu yang dihabiskan dalam tidur nyenyak.

Stres memicu respons hormonal dalam tubuh yang melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Peningkatan hormon tersebut dapat membuat tubuh dalam keadaan siaga tinggi, yang sangat mengganggu kemampuan untuk tidur.

Pada hakikatnya, tidur yang cukup setiap malam dapat mengurangi stres. Sayangnya, istirahat malam yang nyenyak bisa sulit didapat jika Anda stres lebih dulu, terutama jika masalah tidur merupakan sumber utama kecemasan Anda sehari-hari.

Adapun langkah-langkah lain dapat Anda ambil untuk menghilangkan stres, seperti berolahraga teratur dan memelihara jaringan sosial dengan teman dan keluarga.

Namun, tetap ingat bahwa tidur yang cukup merupakan faktor penting dalam mengelola tingkat stres.

Untuk itu, mari melihat lebih lanjut tips untuk memanajemen stres dan meningkatkan kualitas tidur.

Menjaga Jadwal Tidur

Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Lakukan hal ini termasuk pada akhir pekan dan saat Anda dalam hari produktif.

Dengan menjaga jadwal tidur Anda akan mengatur jam sirkadian pada tubuh untuk tidur dan bangun pada waktu yang sudah Anda biasakan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore