Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 04.15 WIB

8 Hal Sederhana yang Dapat Dilakukan Jika Kamu Terlalu Sensitif, Salah Satunya Kunyah Permen Karet

Ilustrasi orang dengan tipe MBTI yang dikenal paling sensitif dengan hati yang lembut dan mudah tersentuh, yang membuatnya peka terhadap emosi di sekitarnya. - Image

Ilustrasi orang dengan tipe MBTI yang dikenal paling sensitif dengan hati yang lembut dan mudah tersentuh, yang membuatnya peka terhadap emosi di sekitarnya.

JawaPos.com - Kita semua pernah merasa tersinggung. Akan tetapi, jika perasaan ini muncul terus-menerus, itu bisa jadi tanda adanya masalah yang lebih dalam. Kondisi ini bisa membuat kita mengatakan hal-hal yang menyakitkan, merusak hubungan, atau bahkan mengganggu produktivitas kerja kita.

Maka dari itu, kamu harus mencari solusi guna mengatasi rasa tersinggung yang berlebihan. Dikutip dari verywellmind.com, berikut ini berbagai hal sederhana yang dapat kamu lakukan jika dirimu terlalu sensitif. Apa saja? Yuk, simak!

1. Akui perasaan itu

Saat seseorang bertanya mengapa dirimu pemarah, kamu mungkin ingin membantahnya atau menyalahkan orang lain. Namun, menyangkal sifat mudah tersinggung justru bisa memperburuk perasaanmu dan meningkatkan kecemasan. Ketika kamu merasa terganggu oleh segala hal, maka akuilah perasaan itu tanpa perlu mengumumkannya kepada orang lain.

Mengidentifikasi perasaanmu bisa mengurangi intensitasnya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menilai tingkat kemarahan pada skala 1 hingga 10 dapat menenangkan gejala fisik dan membuatmu merasa lebih baik. Jadi, luangkan waktu sejenak untuk menyadari emosimu dan kamu mungkin akan merasa lebih baik.

2. Ketahui sumber penyebabnya

Kadang-kadang, penyebab kejengkelan jelas, seperti anak-anak yang berteriak dan tidak mau mendengarkan setelah seharian bekerja keras. Namun, di lain waktu kamu mungkin merasa marah atau frustrasi tanpa tahu alasan pasti. Dengan sedikit refleksi diri, kamu bisa menyadari bahwa stres atau kurangnya perhatian pada diri sendiri bisa menjadi penyebabnya.

Terkadang, rasa lapar juga mampu menyebabkan dirimu lebih mudah tersinggung. Apabila kamu dapat mengidentifikasi penyebabnya, maka kamu mungkin bisa menyelesaikan masalahnya. Sayangnya, terkadang rasa jengkel berasal dari faktor internal, seperti perubahan hormon atau masalah kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi.

3. Ambil napas dalam-dalam

Pikiran seperti "Aku tidak tahan lagi" bisa menimbulkan rasa jengkel, memicu pelepasan hormon stres seperti kortisol. Ini dapat menyebabkan detak jantung meningkat, telapak tangan berkeringat, dan tekanan darah naik. Sebelum kamu menyadarinya, rasa jengkel bisa semakin memburuk.

Mengambil napas dalam-dalam beberapa kali dapat menenangkan respons tubuh. Dengan tubuh yang lebih tenang, otakmu pun menjadi lebih tenang. Jika kamu merasa stres, cobalah tarik napas perlahan lewat hidung selama tiga detik, tahan sejenak, kemudiam hembuskan perlahan melalui bibir yang mengerucut. Lakukan ini tiga kali untuk merasakan sedikit perbaikan.

4. Istirahat sejenak

Saat menghadapi proyek yang membuat frustrasi atau berada di lingkungan yang penuh stres, kadang-kadang yang terbaik adalah beristirahat sejenak. Anggap rasa kesalmu sebagai tanda bahwa energi pada dirimu hampir habis.

Beristirahat sejenak membantumu mengisi ulang tenaga dan kembali dengan perasaan segar. Cobalah melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti berjalan-jalan sebentar atau mendengarkan musik beberapa menit di ruang pribadi supaya membantu menenangkan diri dengan cepat.

5. Lakukan aktivitas olahraga secara sehat

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore