Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2025 | 23.13 WIB

Lebih Bijak dalam Bermedia sosial, Berikut 7 Tips Menggunakan Media Sosial Secara Sehat agar Terhindar dari Gangguan Kecemasan

Ilustrasi orang yang menggunakan media sosial. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang menggunakan media sosial. (Freepik)

JawaPos.com – Media sosial merupakan makanan sehari-hari bagi mayoritas manusia di bumi saat ini. Tidak sedikit di antara mereka yang bahkan tidak bisa hidup tanpa menggunakan media sosial.

Hal itu terjadi karena media sosial memiliki beragam macam manfaat. Seperti mempermudah kontak dengan keluarga dan teman, memberikan informasi terkini, hingga sebagai media belajar dan bekerja.

Namun, tak sedikit pula media sosial yang justru menjadi ancaman manusia saat ini, terkait dengan dampak negatifnya. Salah satunya adalah gangguan kecemasan.

Melansir dari laman Common Wealth Care Alliance, berikut 7 kiat untuk menggunakan media sosial secara sehat, sehingga anda tidak sampai mengalami gangguan kecemasan.

  1. Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Saat anda melihat halaman media sosial orang lain, mungkin sulit untuk tidak membandingkan apa yang anda lihat dengan kehidupan anda sendiri. Validasi dapat terlihat misalnya dari jumlah like atau pengikut di suatu halaman.

Penting untuk diingat bahwa harga diri anda tidak dapat diukur secara daring dan tidak ada kaitannya dengan harga diri orang lain. Anggaplah media sosial sebagai cuplikan sorotan, yang mungkin tidak mewakili seluruh pengalaman orang lain.

  1. Menghilangkan rasa FOMO

Rasa takut ketinggalan, atau perasaan ditinggalkan, juga dapat muncul saat Anda menggunakan media sosial. Lancaster General Health Hub membahas bagaimana "memiliki seluruh dunia digital di ujung jari anda dapat menghambat anda untuk keluar, dan memiliki koneksi sosial yang nyata serta interaksi langsung."

Sama seperti harga diri dan kesuksesan yang sepenuhnya bersifat pribadi, begitu pula pengalaman. Cobalah untuk tidak terpengaruh oleh postingan media sosial, karena postingan tersebut sering kali hanya menunjukkan sisi positif dan bukan sisi negatif.

  1. Menghentikan penggunaan gadget pada malam hari

Media sosial dan waktu menonton layar juga memiliki dampak fisik yang dapat mengganggu tidur Anda.

Menurut Sleep Foundation, cahaya  biru menstimulasi bagian otak yang membuat kita merasa waspada. sehingga membuat kita merasa berenergi saat tidur ketika seharusnya kita mulai beristirahat.

Untuk menghindarinya, pastikan untuk mematikan atau setidaknya menjauhkan perangkat gawai anda setidaknya satu jam sebelum tidur.

  1. Terhubung dengan orang yang memberikan manfaat

Cobalah untuk menganggap media sosial sebagai sarana untuk terhubung dengan orang lain. Menghabiskan waktu secara daring dapat membantu anda menemukan orang lain dengan minat yang sama dengan anda, dan menjaga persahabatan meskipun ada jarak fisik.

Tidak apa-apa untuk bersikap selektif tentang konten yang anda ajak terhubung dan berinteraksi secara daring. Anda dapat mengatur jaringan digital yang membuat anda merasa dihargai dan aman.

  1. Membatasi penggunaan gadget

Bila digunakan secara wajar, media sosial dan waktu di depan layar dapat menjadi bagian positif dari kehidupan sehari-hari anda. Carilah alat-alat di aplikasi media sosial yang membantu mengukur waktu yang anda habiskan di akun anda.

Ada baiknya juga untuk menjauhkan diri dari media sosial dan perangkat anda, terutama jika anda merasa sedih atau cemas karena apa yang anda lihat secara daring. Bila anda membatasi waktu di depan layar, anda menciptakan lebih banyak waktu untuk pengalaman dunia nyata.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore