
pubertas anak laki-laki ditandai tumbuhnya jerawat (creativaimages/freepik)
JawaPos.com - Pubertas adalah fase perkembangan penting yang dialami setiap anak. Bagi anak laki-laki, pubertas biasanya dimulai sekitar usia 9 hingga 14 tahun dan berlangsung selama beberapa tahun.
Dilansir dari hellosehat.com proses pubertas biasanya dimulai selama masa remaja, yang ditandai dengan perubahan signifikan pada tubuh dan fungsi-fungsi tubuh tertentu. Banyak anak perempuan mulai mengalami pubertas pada usia antara 8 hingga 13 tahun. Sedangkan untuk anak laki-laki, pubertas biasanya terjadi pada rentang usia 10 hingga 16 tahun.
Pada periode ini, anak biasanya mengalami lonjakan pertumbuhan (growth spurt), yang merupakan fase pertumbuhan tercepat kedua setelah masa bayi. Selama periode ini, anak laki-laki mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional yang dapat mempengaruhi mereka dalam banyak hal.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda pubertas agar dapat memberikan dukungan dan pemahaman yang tepat pada anak, berikut adalah tanda laki-laki pubertas yang disampaikan dalam laman halodoc.com:
a. Perubahan Bentuk Tubuh
Anak laki-laki akan mengalami pertumbuhan tinggi badan yang signifikan, dan sedikit peningkatan berat badan. Bahunya akan melebar, serta perkembangan otot-otot yang semakin terlihat, tumbuhnya janggut, kumis, dan bulu lainnya. Ini membuat tubuhnya semakin kuat, dan ia bisa memanfaatkannya dengan mengikuti rutinitas latihan fisik secara teratur.
b. Berkeringat dan Berjerawat
Salah satu tanda pubertas adalah peningkatan keringat, yang diikuti dengan munculnya bau badan. Selain itu, akibat perubahan hormon, kulit wajah juga akan menjadi lebih berminyak dan cenderung muncul jerawat.
c. Pertumbuhan Penis dan Testis
Pada masa pubertas, penis dan testis akan tumbuh. Perubahan pertama yang terlihat adalah bertambah panjang dan lebarnya penis, begitu juga dengan pertumbuhan rambut kemaluan.
d. Emisi dan Ereksi Nokturnal
Anak laki-laki yang mulai memasuki masa remaja mungkin akan mengalami emisi malam hari, atau yang sering disebut dengan mimpi basah. Ini adalah kondisi di mana ejakulasi terjadi saat tidur, baik dengan atau tanpa mimpi seksual.
e. Perubahan Suara
Suara anak laki-laki akan mengalami perubahan menjadi lebih berat selama pubertas. Hal ini disebabkan oleh perkembangan pita suara dan kotak suara (laring) yang mengalami pembesaran.
Selama masa pubertas, anak laki-laki memerlukan bimbingan dan dukungan orang tua untuk membantu mereka mengatasi perubahan yang sedang terjadi. Memberikan ruang untuk berbicara terbuka, memberikan informasi yang tepat tentang pubertas, serta menunjukkan sikap empati terhadap perasaan mereka dapat membantu anak laki-laki merasa lebih percaya diri dalam menghadapi masa transisi ini.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
