
Ilustrasi orang bercerita (Lina Kivaka/pexels.com)
JawaPos.com - Bercerita sering dipahami sebagai kegiatan menceritakan atau menulis sebuah cerita, yang biasanya dilakukan guna hiburan dan menarik perhatian pendengar atau pembaca.
Namun, bercerita juga bisa memengaruhi kesehatan mental kita. Kita menjadi pendongeng ketika berbagi pengalaman negatif dengan keluarga atau saat menggambarkan awal hubungan romantis.
Setiap kali kita berbicara tentang peristiwa, karakter, perasaan, atau ide, kita sebenarnya menggunakan teknik mendongeng dalam kehidupan sehari-hari.
Merangkum verywellmind.com, berikut ini beberapa manfaat positif bercerita yang untuk kesehatan mental.
1. Meningkatkan keterampilan mendengarkan dan memupuk imajinasi
Kamu menjadi pendengar yang aktif ketika dirimu benar-benar fokus dan memberikan perhatian penuh menggunakan semua indramu terhadap cerita yang disampaikan. Mengembangkan kemampuan mendengarkan dengan baik adalah keterampilan sosial yang sangat berharga.
Selain itu, membaca cerita dalam buku dapat membantu mengembangkan imajinasi dan memperluas cara berpikirmu. Aktivitas membaca juga bermanfaat dalam melatih kesehatan dan kebugaran otak. Memiliki imajinasi yang kaya bisa membantu seseorang mengatasi stres dengan cara yang lebih efektif.
Contohnya, saat kita menonton film horor, kita seakan-akan masuk ke dalam dunia cerita yang diciptakan oleh Hollywood. Dalam dua jam tersebut, kita terlarut dalam dunia khayalan yang dibuat oleh penulis, sutradara, perancang kostum, kru produksi, dan banyak pihak lainnya yang turut berperan menciptakan cerita itu dinikmati.
2. Meningkatkan empati dan retensi memori
Ketika kita merasa terhubung dengan karakter dalam sebuah cerita, maka otak kita melepaskan oksitosin yang berhubungan dengan empati suatu elemen penting yang memungkinkan kita supaya lebih terhubung dan memperdalam hubungan dengan orang lain.
Selain meningkatkan empati, bercerita juga memberikan manfaat lain, yaitu meningkatkan daya ingat. Menurut Jennifer Aaker, seorang profesor pemasaran di Stanford Graduate School of Business, orang cenderung mengingat informasi yang disampaikan dalam bentuk narasi hingga 22 kali lebih baik dibandingkan hanya dengan fakta-fakta saja.
3. Meningkatkan emosi positif
Penelitian terbaru pada psikologi positif menunjukkan bahwa cara kita bercerita mampu memengaruhi suasana hati dan citra diri kita. Cerita mempunyai kekuatan guna membangkitkan semangat dan mengubah perasaan kita. Perubahan ini sangat penting sebab emosi positif dan optimisme membantu kita mengatasi tantangan dan kesulitan.
Dalam sebuah studi yang dilakukan terhadap anak-anak yang dirawat di rumah sakit, sesi mendongeng terbukti meningkatkan kadar oksitosin, mengurangi kortisol dan rasa sakit, serta menciptakan perubahan emosi positif pada anak-anak tersebut.
4. Membantu mereka yang mengalami demensia

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
