Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2025 | 02.48 WIB

Perlu Diwaspadai! 8 Tanda Seseorang Mengalami Kesepian supaya Dapat Segera Diatasi secara tepat

Tanda Kesepian Menurut Psikologis. (Rafa Barros / Pexels).

JawaPos.com - Menurut Asosiasi Psikologi Amerika, kesepian adalah perasaan tidak nyaman sebab merasa sendiri atau terisolasi. Dr. Bly, pendiri dan direktur klinis Pleasantville Psychology Group, menjelaskan bahwa kesepian merupakan respons alami terhadap kekurangan hubungan sosial.

Karena hubungan sosial mendasari kesejahteraan, kesepian dapat memengaruhi tubuh, pikiran, dan perilakumu. Merangkum everydayhealth.com, berikut ini beberapa tanda seseorang mengalami kesepian yang perlu diwaspadai supaya dapat segera Diatasi secara tepat.

1. Ingin punya banyak teman

Keinginan akan koneksi sosial adalah bagian dari kebutuhan manusia. Namun, ketika keinginan ini tidak terpenuhi, kita dapat mengalami perasaan kesepian yang mendalam. Psikolog telah lama mempelajari fenomena ini, dan salah satu teori yang paling berpengaruh merupakan teori ketidaksesuaian.

Teori ini mengusulkan bahwa kesepian muncul saat ada ketidaksesuaian antara harapan kita tentang hubungan sosial dan realitas yang kita alami. Dengan kata lain, apabila kita menginginkan hubungan yang lebih dekat, lebih bermakna, atau lebih banyak dukungan sosial daripada yang kita miliki saat ini, maka kita cenderung merasa kesepian.

2. Merasa tidak ada yang memahaminya

Saat merasa kesepian, kamu mungkin merasa terpisah dari orang di sekitarmu. Dr. Russell menyatakan bahwa perasaan ini sangat umum dan menjadi bagian dari Skala Kesepian UCLA. Kesulitan terhubung dalam jangka waktu yang lama dengan orang lain bisa muncul, terutama karena merasa tidak dipahami.

Faktor seperti ras, kelas, dan trauma bisa memperburuk perasaan ini. Pada tingkat ekstrem, kesepian dapat berkembang menjadi paranoia, di mana seseorang merasa orang lain tidak menyukai mereka atau berniat buruk. Penelitian menunjukkan kesepian mampu memicu pola pikir paranoid, meski tanpa riwayat psikosis.

3. Merasa sendirian walau dalam keramaian

Tidak mengherankan apabila orang yang merasa kesepian cenderung merasakan kesendirian. Namun, hal yang mengejutkan adalah perasaan terisolasi atau ditinggalkan bisa tetap ada meski seseorang tampak senang bersosialisasi.

Penelitian menunjukkan bahwa jumlah orang di sekitar seseorang atau banyaknya teman bukanlah indikator yang tepat untuk mengetahui apakah seseorang merasa kesepian. Russell menjelaskan, seseorang bisa merasa kesepian meski memiliki banyak teman, sementara yang lain mungkin tidak merasa kesepian meski hanya punya beberapa teman.

4. Tidak ingin bersosialisasi

Salah satu tanda umum kesepian merupakan perubahan perilaku sosial. Ketika kita merasa kesepian, kita cenderung menarik diri dari lingkungan sosial kita. Kegiatan yang sebelumnya kita nikmati, seperti menghadiri acara sosial atau bertemu teman, kini terasa tidak menarik.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore