
Ilustrasi hubungan persahabatan rusak karena uang. (Freepik)
JawaPos.com – Semua hal yang menyangkut uang selalu sensitif terhadap semua orang hingga semua kalangan. Di sisi lain uang juga bisa menjadi topik yang rumit, terutama jika menyangkut persahabatan.
Menghadapi masalah keuangan dalam suatu hubungan sering kali terasa seperti berjalan di atas tali satu langkah yang salah dimana segalanya bisa kacau kapanpun.
Menurut para psikolog, ada beberapa cara khusus yang dapat menyebabkan uang merusak persahabatan.
Berikut 5 fakta tersembunyi bahwa uang dapat merusak hubungan persahabatan seperti dilansir dari laman Geediting.
1. Situasi keuangan yang tidak sama
Salah satu masalah terbesar terkait uang yang dapat memengaruhi persahabatan adalah ketidaksetaraan finansial. Seorang teman berkecukupan secara finansial, sementara yang lain berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ini adalah skenario umum yang dapat dilihat.
Teman yang mapan secara finansial mungkin tanpa sadar memamerkan kekayaannya, membicarakan pembelian, liburan, atau investasi terbarunya. Sementara itu, teman yang kurang mapan mungkin merasa kesal, malu, atau bahkan bersalah tentang situasi keuangannya.
Memang tidak disengaja, tetapi perbedaan tersebut dapat menciptakan keretakan di antara teman-teman. Kuncinya di sini adalah empati dan kepekaan. Psikolog menyarankan untuk menjaga komunikasi terbuka tentang perbedaan-perbedaan ini, tanpa membiarkan uang menentukan dinamika persahabatan.
Ingatlah, uang tidak seharusnya menentukan nilai sebuah persahabatan, namun jika tidak ditangani dengan hati-hati, uang tentu dapat menyebabkan kerusakan suatu hubungan persahabatan.
2. Bersaing terkait pembelanjaan
Dalam persahabatan, persaingan belanja bisa terjadi tanpa disadari. Hal ini bisa dimulai dari pembelian yang tidak berbahaya, tetapi dapat dengan cepat meningkat menjadi persaingan finansial, di mana masing-masing teman berusaha mengalahkan yang lain dalam hal pengeluaran.
Persaingan ini tidak hanya tidak sehat bagi rekening bank Anda, tetapi juga bagi persahabatan Anda. Persaingan ini dapat menimbulkan rasa kesal dan menyebabkan ketidakstabilan keuangan .
Psikolog menyarankan untuk mewaspadai kecenderungan ini dan menahan keinginan untuk mengimbangi atau mengalahkan pengeluaran teman-teman Anda.
Penting untuk diingat bahwa situasi dan prioritas keuangan setiap orang berbeda, dan tidak apa-apa jika situasi dan prioritas Anda tidak sejalan dengan teman-teman Anda.
3. Bersaing memperbanyak kekayaan

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
