Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Januari 2025 | 00.16 WIB

5 Fakta Tersembunyi Uang yang Dapat Merusak Hubungan Persahabatan Menurut Psikologi

Ilustrasi hubungan persahabatan rusak karena uang. (Freepik) - Image

Ilustrasi hubungan persahabatan rusak karena uang. (Freepik)

JawaPos.com – Semua hal yang menyangkut uang selalu sensitif terhadap semua orang hingga semua kalangan. Di sisi lain uang juga bisa menjadi topik yang rumit, terutama jika menyangkut persahabatan.

Menghadapi masalah keuangan dalam suatu hubungan sering kali terasa seperti berjalan di atas tali satu langkah yang salah dimana segalanya bisa kacau kapanpun.

Menurut para psikolog, ada beberapa cara khusus yang dapat menyebabkan uang merusak persahabatan.

Berikut 5 fakta tersembunyi bahwa uang dapat merusak hubungan persahabatan seperti dilansir dari laman Geediting.

1. Situasi keuangan yang tidak sama

Salah satu masalah terbesar terkait uang yang dapat memengaruhi persahabatan adalah ketidaksetaraan finansial. Seorang teman berkecukupan secara finansial, sementara yang lain berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ini adalah skenario umum yang dapat dilihat.

Teman yang mapan secara finansial mungkin tanpa sadar memamerkan kekayaannya, membicarakan pembelian, liburan, atau investasi terbarunya. Sementara itu, teman yang kurang mapan mungkin merasa kesal, malu, atau bahkan bersalah tentang situasi keuangannya.

Memang tidak disengaja, tetapi perbedaan tersebut dapat menciptakan keretakan di antara teman-teman. Kuncinya di sini adalah empati dan kepekaan. Psikolog menyarankan untuk menjaga komunikasi terbuka tentang perbedaan-perbedaan ini, tanpa membiarkan uang menentukan dinamika persahabatan.

Ingatlah, uang tidak seharusnya menentukan nilai sebuah persahabatan, namun jika tidak ditangani dengan hati-hati, uang tentu dapat menyebabkan kerusakan suatu hubungan persahabatan.

2. Bersaing terkait pembelanjaan

Dalam persahabatan, persaingan belanja bisa terjadi tanpa disadari. Hal ini bisa dimulai dari pembelian yang tidak berbahaya, tetapi dapat dengan cepat meningkat menjadi persaingan finansial, di mana masing-masing teman berusaha mengalahkan yang lain dalam hal pengeluaran.

Persaingan ini tidak hanya tidak sehat bagi rekening bank Anda, tetapi juga bagi persahabatan Anda. Persaingan ini dapat menimbulkan rasa kesal dan menyebabkan ketidakstabilan keuangan .

Psikolog menyarankan untuk mewaspadai kecenderungan ini dan menahan keinginan untuk mengimbangi atau mengalahkan pengeluaran teman-teman Anda.

Penting untuk diingat bahwa situasi dan prioritas keuangan setiap orang berbeda, dan tidak apa-apa jika situasi dan prioritas Anda tidak sejalan dengan teman-teman Anda.

3. Bersaing memperbanyak kekayaan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore