Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Desember 2024 | 23.08 WIB

Sering Merasakan Minder, Berikut 5 Hal yang Menjadikan Seseorang Minder Karena Kurang Percaya Diri

Ilustrasi wanita minder yang memiliki harga diri rendah. (Freepik) - Image

Ilustrasi wanita minder yang memiliki harga diri rendah. (Freepik)

JawaPos.com – Setiap orang pasti dengan mudah akan memiliki sisi negatif dalam dirinya, salah satunya ialah sikap minder. Orang yang memiliki perasaan atau pemikiran minder merupakan orang yang tidak percaya diri sendiri atau tidak pernah percaya terhadap dirinya sendiri.

Orang yang minder juga sering merasakan bahwa didalam dirinya terlalu banyak kekurangan, walaupun sejatinya manusia selalu memiliki sisi kekurangan dan kelebihan. Namun, hal tersebut jarang terpikirkan oleh orang yang bersikap minder.

Berikut 5 hal yang sering menjadikan seseorang memiliki pemikiran atau sikap minder, seperti dilansir dari laman Geediting.

1. Perfeksionis

Menjadi sempurna bukanlah hal yang mudah, Bagi mereka yang memiliki harga diri rendah, perfeksionisme adalah beban yang sangat berat.

Orang yang merasakan minder menganggap sikap perfeksionis bagaikan tamu tak diundang yang terlalu lama datang, terus-menerus mengingatkan akan kekurangan dan kegagalan seseorang.

Dimana setiap orang akan selalu berusaha mencapai kesempurnaan, menetapkan standar yang sangat tinggi bagi diri kita sendiri, lalu menyalahkan diri sendiri ketika kita gagal. Ini adalah lingkaran setan.

2. Sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Seseorang yang memiliki harga diri rendah selalu membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain. Mereka akan selalu melakukan perbandingan terus-menerus dengan kelemahan yang dimiliki.

Sering kali seseorang yang minder akan selalu melihat orang lain dan melihat segala sesuatu yang menurutnya tidak ada pada dirinya. Itu adalah hukuman yang dibuat sendiri yang membuat orang tersebut merasa rendah diri dan tidak mampu.

Sejatinya, hal tersebut hanyalah yang dipikirkan seseorang saat melihat sebagian kecil dari kehidupan orang lain.

Namun, sebagian orang menggunakan sebagian kecil itu untuk menilai seluruh keberadaan yang dimilikinya. Ini kebiasaan yang sulit dihentikan, tetapi mengenalinya adalah langkah pertama.

3. Selalu memikirkan kesalahan pada masa lalu

Fakta menyebutkan bahwa otak manusia sebenarnya terprogram untuk mengingat pengalaman negatif lebih jelas daripada dengan pengalaman positif. Itu adalah mekanisme bertahan hidup yang dirancang untuk membantu kita menghindari kesalahan yang sama di masa mendatang.

Bagi mereka yang memiliki harga diri rendah, kecenderungan alami ini dapat berubah menjadi fiksasi. Kita memutar ulang kesalahan masa lalu berulang-ulang dalam pikiran kita, mengkritik diri sendiri atas hal-hal yang seharusnya kita lakukan secara berbeda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore