Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Desember 2024 | 02.14 WIB

Sering Merasakan Overthinking, Berikut 5 Hal yang Harus Dilakukan Introvert guna Mengatasi Saat Sedang Berpikiran secara Berlebihan

Orang dengan kepribadian introvert. (Freepik) - Image

Orang dengan kepribadian introvert. (Freepik)

JawaPos.com – Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa orang introvert memiliki tingkat aktivitas pemikiran yang lebih tinggi di otak mereka daripada orang ekstrovert.

Tidak masalah apakah orang introvert sedang beristirahat atau mengerjakan suatu tugas, mereka semua akan menunjukkan aktivitas otak yang lebih banyak daripada orang ekstrovert.

Aktivitas mental yang lebih banyak menjadikan kaum introvert memproses lebih banyak informasi per detik daripada kaum ekstrovert, yang membantu menjelaskan mengapa kaum introvert kebanyakan orang yang pendiam serta lebih banyak berpikir.

Berikut 5 hal yang harus dilakukan seorang introvert guna mengatasi saat sedang berpikiran secara berlebihan, seperti dilansir dari laman Introvert Dear.

1. Mencari kenyamanan

Mencari sekaligus melakukan hal yang disuka merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan oleh kaum introvert saat sedang berpikiran overthinking.

Baik itu melalui mendengarkan musik, membaca buku atau menonton film bagus dengan meringkuk di tempat tidur.

Kenyamanan adalah hal nomor satu yang kita cari saat kita tidak bisa mendapatkan kembali fokus. Apa pun yang dapat membantu Anda menenangkan diri.

2. Menulis jurnal

Keluarkan jurnal dan tuliskan semua hal yang membuat Anda stres. Cobalah membuat daftar pro dan kontra. Terkadang hal tersebut dapat mengabaikan sisi kontra dan hanya fokus terhadap sisi yang pro.

Jika Anda ingin sedikit mengubah keadaan, cobalah untuk hanya mencantumkan kekurangannya. Berfokus pada kekurangan akan mengingatkan Anda tentang apa yang akan Anda hadapi dalam jangka panjang.

Jika Anda merasa lebih mudah untuk mencantumkan kekurangan, itu mungkin petunjuk bahwa Anda tidak boleh melakukan apa pun yang ingin Anda lakukan.

3. Menangis

Ini tidak berlaku untuk semua orang, tetapi menangis dapat melepaskan semua stres yang terpendam sekaligus sangat bermanfaat, terutama di malam hari. Menariknya, setelah menangis beberapa saat, pernapasan dan detak jantung kita melambat, dan kita memasuki kondisi emosional yang lebih tenang.

Menurut Judith Orloff yakni penulis buku bertajuk ‘Emotional Freedom’. Air mata dapat melepaskan hormon dan racun lain yang terkumpul di tubuh kita saat kita stres.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore