Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Desember 2024 | 01.06 WIB

Kenali 8 Tanda Quarter Life Crisis yang Terjadi dalam Hidupmu supaya Tidak Terjebak dan Mampu Mengatasinya

Ilustrasi orang terkena quarter life crisis (Andrea Piacquadio/pexels.com) - Image

Ilustrasi orang terkena quarter life crisis (Andrea Piacquadio/pexels.com)

JawaPos.com - Menurut Forbes, quarter life crisis didefinisikan sebagai masa yang penuh dengan pencarian jati diri dan stres yang mendalam. Penelitian mengungkapkan bahwa quarter life crisis lebih sering terjadi dibandingkan yang diperkirakan.

Sebuah survei menunjukkan bahwa 86% generasi milenial telah mengalami krisis ini. Beberapa di antaranya melaporkan merasa tertekan mengenai masalah keuangan, sementara yang lain merasakan tekanan untuk menikah, membangun keluarga, dan menetap.

Selain itu, banyak juga yang merasakan stres terkait dengan pekerjaan, hubungan, dan masalah keuangan lainnya. Dirangkum dari betterup.com, berikut beberapa tanda quarter life crisis yang terjadi dalam hidupmu supaya tidak terjebak dan mampu mengatasinya.

1. Tidak yakin apa yang harus dilakukan dengan hidupmu

Pernahkah kamu merenungkan tujuan hidupmu? Pertanyaan apa yang harus dilakukan dengan hidup? Ini menjadi pertanyaan universal yang muncul dalam benak setiap orang setidaknya sekali dalam hidup. Pertanyaan ini terus muncul seiring kita melewati berbagai fase kehidupan. Setiap pengalaman, pelajaran, dan perubahan yang dialami seringkali memicu kita kembali merenungi arah hidup kita.

Pertanyaan ini sering muncul pada titik penting, seperti saat memasuki usia pertengahan dua puluhan yang dikenal dengan quarter life crisis. Di masa ini, banyak dari kita mulai meragukan pilihan, nilai, dan impian yang telah dibuat. Meskipun memicu kegelisahan, pertanyaan ini biasanya menjadi pemicu perubahan positif dalam hidup kita.

2. Ingin berubah

Kamu mungkin merasa cemas tentang posisimu dalam hidup, yang kadang muncul dalam bentuk perilaku impulsif seperti berhenti kerja tanpa rencana lanjut. Di sisi lain, bisa juga muncul sebagai kelesuan, di mana kamu merasa terputus dari kehidupan sekitar, walau dalam hati, kamu tahu perubahan dibutuhkan.

3. Hubunganmu berubah lebih dari biasanya

Perubahan dalam hubungan seiring waktu adalah hal yang wajar. Namun, apabila perubahan itu terasa lebih sering dan signifikan, ini bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang mengalami quarter life crisis. Perubahan ini, baik dalam hubungan dengan pasangan, teman, atau keluarga, mungkin mencerminkan kebingungan atau ketidakpastian yang dirasakan di fase hidup ini.

Contohnya, kamu mungkin baru saja berpisah dengan pasangan, atau memutuskan untuk menjauh dan mengabaikan beberapa teman dekat dan orang terkasih. Meskipun keputusan tersebut tidak buruk, penting untuk merenung dan melihat ke dalam diri sendiri.

4. Merasa terisolasi secara sosial

Gejala ini sering muncul bersamaan dengan ketidakstabilan hubungan. Mengakhiri hubungan bisa mengakibatkan perasaan terisolasi, di mana seseorang merasa terputus dari orang-orang di sekitarnya dan kehilangan koneksi sosial. Perasaan ini bisa muncul usai hubungan pribadi berakhir atau setelah menjauh dari teman-teman dan keluarga.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore