Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2024 | 13.17 WIB

Simak 9 Ciri Pasangan yang Jarang Intim Secara Fisik Menurut Psikologi, dan Dinamika yang Sering Muncul dalam Hubungan

Ilustrasi pasangan yang kurang dalam hal keintiman fisik. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan yang kurang dalam hal keintiman fisik. (Freepik)

JawaPos.com – Dalam hubungan romantis, keintiman fisik merupakan salah satu cara pasangan menunjukkan kasih sayang dan memperkuat ikatan emosional. Namun, tidak semua pasangan memiliki tingkat keintiman fisik yang sama.

Beberapa pasangan mungkin mengalami penurunan keintiman fisik karena berbagai alasan, baik yang disadari maupun tidak.

Fenomena ini dapat mencerminkan perubahan dalam dinamika hubungan yang mempengaruhi kedekatan emosional, komunikasi, hingga rasa nyaman satu sama lain.

Memahami ciri-ciri dan penyebabnya dapat membantu pasangan menemukan solusi untuk menjaga keharmonisan hubungan.

Melansir Baseline, berikut adalah beberapa ciri pasangan yang jarang intim secara fisik menurut psikologi, serta dinamika yang sering muncul dalam hubungan tersebut:

  1. Kesenjangan komunikasi

Kurangnya komunikasi yang terbuka dan jujur dapat membuat pasangan merasa terisolasi dan tidak terhubung satu sama lain. Kesenjangan ini seringkali mengarah pada penurunan keintiman fisik karena pasangan merasa tidak saling memahami atau dihargai.

  1. Berkurangnya kasih sayang

Saat kasih sayang dalam hubungan berkurang, baik dalam bentuk sentuhan, perhatian, maupun kata-kata lembut, keintiman fisik pun dapat terpengaruh. Pasangan yang merasa kurang dihargai cenderung enggan untuk menunjukkan rasa sayangnya secara fisik.

  1. Fokus lebih pada persahabatan

Hubungan yang lebih menekankan pada persahabatan dibandingkan dengan aspek romantisnya mungkin mengarah pada kurangnya keintiman fisik.

Meskipun kedekatan emosional sangat penting, perbedaan ini bisa membuat pasangan merasa lebih seperti teman daripada pasangan romantis.

  1. Kurangnya kejutan dan spontanitas

Kehidupan yang terlalu terstruktur tanpa adanya kejutan atau tindakan spontan bisa membuat pasangan merasa hubungan mereka mulai membosankan.

Keintiman fisik sering kali dipicu oleh spontanitas dan kejutan yang menghidupkan kembali gairah dalam hubungan.

  1. Interaksi yang lebih platonis

Pasangan yang cenderung lebih menikmati interaksi platonis, seperti berbicara dan berbagi minat bersama, bisa mengalami penurunan keintiman fisik. Meskipun ini bukan hal yang buruk, perubahan dalam cara pasangan berinteraksi bisa mempengaruhi kedekatan fisik mereka.

  1. Ketakutan akan penolakan

Ketakutan akan penolakan atau rasa malu bisa membuat seseorang enggan untuk menginisiasi keintiman fisik.

Ketakutan ini sering kali muncul ketika pasangan merasa tidak dihargai atau tidak diinginkan secara fisik, sehingga mereka memilih untuk menghindari situasi tersebut.

  1. Jarak saat menghadapi stres

Ketika pasangan menghadapi stres, mereka cenderung menarik diri secara emosional dan fisik. Ini bisa disebabkan oleh perasaan cemas, depresi, atau perasaan tidak dapat terhubung dengan pasangannya, yang mengarah pada penurunan keintiman fisik.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore