Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2024 | 20.28 WIB

Menurut Psikolog, Orang yang Ekspresif secara Online Namun Pemalu saat Berhadapan Langsung Menunjukkan 7 Ciri Kepribadian Ini

Ilustrasi 7 ciri yang umumnya ditunjukkan oleh individu yang ekspresif secara daring tetapi pemalu secara langsung. - Image

Ilustrasi 7 ciri yang umumnya ditunjukkan oleh individu yang ekspresif secara daring tetapi pemalu secara langsung.

JawaPos.com - Sebagai manusia, kita mendambakan koneksi dan di era digital ini semakin mudah untuk menjalin hubungan secara daring. Namun, beberapa orang yang dikenal sangat ekspresif dalam dunia online memiliki sifat yang pemalu dan menarik diri saat berhadapan langsung.

Kontras ini bisa jadi membingungkan. Kalian mungkin bertanya-tanya apakah mereka adalah orang yang sama, yang mengunggah komentar-komentar berani atau mengirimkan pesan-pesan cerdas tersebut.

Menurut psikolog, ini adalah fenomena umum. Dilansir dari Small Business Bonfire, terdapat 7 ciri yang umumnya ditunjukkan oleh individu yang ekspresif secara daring tetapi pemalu secara langsung.

1. Lebih suka teks daripada bicara

Berkirim pesan teks bukan hanya sekedar cara komunikasi yang nyaman tetapi juga metode pilihan mereka. Gagasan panggilan telepon atau percakapan tatap muka mungkin membuat mereka tidak nyaman, bahkan dengan orang yang mereka kenal baik.

Mereka mungkin memperhatikan bahwa mereka sangat ekspresif melalui teks, selalu siap dengan tanggapan jenaka dan komentar yang mendalam. Namun, saat berhadapan langsung, mereka lebih pendiam, seringkali memilih diam atau jawaban satu suku kata daripada percakapan yang panjang.

2. Menguasai persona digital

Membuat persona daring memungkinkan mereka dapat mengekspresikan pikiran, ide, dan emosi tanpa tekanan langsung dari reaksi waktu nyata dari orang lain. Kepribadian digital ini mungkin tampak sangat berbeda dari kepribadian mereka di kehidupan nyata yang seringkali terbuka, percaya diri dan ekspresif.

Mereka terlihat membagikan postingan terperinci, terlibat dalam perdebatan, atau bahkan memimpin komunitas daring. Hal ini karena platform digital memberikan rasa aman dan kontrol yang mungkin tidak mereka rasakan dalam interaksi tatap muka.

3. Kesulitan menghadapi konfrontasi tatap muka

Konfrontasi menjadi hal yang sulit untuk kebanyakan orang. Namun, bagi mereka yang ekspresif secara daring dan malu saat berhadapan langsung, hal itu tidak hanya sulit, tetapi seringkali melumpuhkan.

Mereka mungkin menghindari percakapan yang sulit dengan cara apapun, memilih untuk menekan perasaan atau kekhawatirannya daripada menyuarakannya. Ini bukan karena mereka tidak peduli atau tidak punya pendapat, tetapi mereka ketakutan akan potensi konflik atau reaksi negatif.

4. Menghargai waktu sendiri

Bagi orang-orang seperti ini, waktu sendiri bukan hanya diinginkan tetapi juga diperlukan. Ini kesempatan yang bagus untuk mereka mengisi ulang tenaga, mengolah pikiran, dan sekedar menyendiri.

Mereka seringkali merasa paling bahagia saat bersama dirinya sendiri karena mereka bebas mengeksplorasi minat dan hobinya tanpa tekanan interaksi sosial. Mereka juga dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk membaca, menulis, bermain game, atau sekedar melamun dan itu tidak masalah.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore