Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Juni 2026 | 03.37 WIB

Orang yang Memutuskan Hubungan Pertemanan Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Ini Menurut Psikologi

Seseorang yang tanpa sadar memutuskan hubungan pertemanan. (Magnific/freepik) - Image

Seseorang yang tanpa sadar memutuskan hubungan pertemanan. (Magnific/freepik)


JawaPos.com - Semakin bertambah usia, hidup berubah dengan cepat. Prioritas bergeser, tanggung jawab bertambah, dan energi sosial tidak lagi sebanyak dulu.

Banyak orang berpikir hubungan pertemanan yang merenggang terjadi karena jarak, kesibukan, atau waktu. Namun dalam banyak kasus, ada perubahan perilaku yang berlangsung perlahan dan sering kali tidak disadari.

Psikologi menjelaskan bahwa manusia secara alami akan menyeleksi hubungan sosial seiring bertambahnya usia. Kita mulai lebih berhati-hati dalam memilih siapa yang layak diberi waktu, perhatian, dan energi emosional. Menariknya, sebagian orang ternyata tanpa sadar sedang “memutuskan” hubungan pertemanan melalui kebiasaan-kebiasaan tertentu.

Bukan berarti mereka menjadi jahat atau antisosial. Sering kali, perilaku ini muncul sebagai bentuk perlindungan diri, kelelahan emosional, atau perubahan cara pandang terhadap hidup.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat delapan perilaku yang sering ditunjukkan orang yang perlahan menjauh dari lingkaran pertemanannya tanpa benar-benar menyadarinya.

1. Mereka Mulai Sulit Membalas Pesan

Dulu mereka bisa membalas chat dalam hitungan menit. Sekarang, pesan bisa dibiarkan berhari-hari, bahkan terlupakan sama sekali.

Awalnya mungkin terlihat sepele. Namun dalam hubungan sosial, komunikasi adalah bentuk kehadiran emosional. Ketika seseorang terus-menerus menunda respons, hubungan perlahan kehilangan kedekatan.

Psikologi menyebut fenomena ini sebagai social withdrawal, yaitu kecenderungan menarik diri dari interaksi sosial saat energi mental menurun atau prioritas hidup berubah.

Yang menarik, banyak orang tidak benar-benar berniat mengabaikan teman. Mereka hanya merasa terlalu lelah untuk terhubung. Tetapi bagi pihak lain, keheningan yang terus berulang bisa terasa seperti penolakan.

Lama-kelamaan, hubungan menjadi dingin tanpa pernah ada konflik besar.

2. Mereka Lebih Memilih Kesendirian Daripada Berkumpul

Saat muda, nongkrong spontan terasa menyenangkan. Namun semakin dewasa, sebagian orang mulai menikmati waktu sendirian lebih daripada berada di keramaian.

Psikologi tidak selalu melihat ini sebagai sesuatu yang negatif. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kedewasaan emosional sering membuat seseorang lebih nyaman dengan dirinya sendiri.

Masalahnya muncul ketika kebutuhan akan ruang pribadi berubah menjadi penghindaran sosial.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore