
Ilustrasi orang yang suka overthinking di malam hari (freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda terjaga di malam hari, otak terus memutar ulang percakapan, keputusan, atau bahkan hal-hal acak yang terjadi di hari itu? Anda tidak sendirian. Overthinking di malam hari adalah masalah yang banyak dialami, sering kali tanpa disadari.
Ketika waktu tidur tiba, otak justru terasa semakin aktif, memikirkan skenario yang tak berujung. Akibatnya, tidur pun terganggu.
Jika Anda merasa sering mengalaminya, ada beberapa perilaku yang bisa menjadi tanda bahwa Anda seorang overthinker di malam hari. Dengan memahami tanda-tanda ini, Anda dapat mulai mencari cara untuk mendapatkan malam yang lebih tenang.
Dilansir dari laman Geediting, Sabtu (14/12), berikut adalah 8 perilaku yang sering dilakukan oleh orang yang overthinking di malam hari:
1. Sulit Membuat Keputusan
Salah satu tanda utama overthinking di malam hari adalah kesulitan dalam membuat keputusan, baik besar maupun kecil. Anda mungkin terjaga memikirkan pilihan, memutar ulang setiap kemungkinan hasil, dan merasa kewalahan.
Otak Anda memperlakukan skenario-skenario ini seperti ancaman nyata, sehingga membuat Anda ragu untuk mengambil tindakan. Jika setiap malam terasa seperti "sesi debat mental", ini adalah gejala klasik overthinking.
2. Tidak Punya Rutinitas Tidur yang Teratur
Kurangnya rutinitas sebelum tidur bisa memicu pikiran berlebihan. Tanpa aktivitas santai seperti membaca buku atau meditasi ringan, otak Anda langsung "menyala" ketika kepala menyentuh bantal. Akibatnya, semua masalah hari itu terasa kembali menyerang sekaligus. Membiasakan diri dengan rutinitas sebelum tidur bisa membantu meredakan pikiran dan mempersiapkan tubuh untuk beristirahat.
3. Cemas Berlebihan
Overthinking sering dikaitkan dengan kecemasan, terutama di malam hari ketika suasana tenang dan perhatian Anda hanya tertuju pada kekhawatiran. Kecemasan tentang hal-hal yang bahkan belum terjadi adalah tanda umum bahwa Anda terjebak dalam siklus overthinking. Teknik seperti mindfulness atau latihan pernapasan bisa membantu mengelola kecemasan ini.
4. Sulit Melepaskan Kesalahan Masa Lalu
Jika Anda sering terjaga sambil mengulang kesalahan yang telah Anda buat, ini adalah tanda bahwa overthinking telah mengambil alih. Pikiran seperti "Seharusnya aku melakukan hal ini dengan berbeda" hanya memperburuk stres. Belajar menerima bahwa kesalahan adalah bagian dari hidup dapat membantu memutus siklus ini.
5. Ragu pada Diri Sendiri
Rasa tidak percaya diri kerap menjadi akar dari overthinking. Ketika malam tiba, Anda mulai meragukan kemampuan, keputusan, atau bagaimana orang lain memandang Anda. Ini tidak hanya menguras energi mental tetapi juga merusak rasa percaya diri. Ingatlah bahwa semua orang memiliki keraguan, dan hal ini tidak menjadikan Anda kurang berharga.
6. Terjebak dalam Pikiran 'Bagaimana Jika'
Pikiran seperti “Bagaimana jika aku gagal?” atau “Bagaimana jika aku membuat keputusan yang salah?” adalah ciri khas overthinker. Pikiran ini menciptakan masalah yang sebenarnya tidak ada. Latih diri Anda untuk fokus pada saat ini dan bukan pada kemungkinan yang belum terjadi.
7. Sulit Mematikan Pikiran
Banyak overthinker merasa sulit untuk "mematikan" otak mereka di malam hari. Bahkan setelah mencoba tidur, pikiran terus berlari tanpa henti. Teknik seperti meditasi tidur atau menulis jurnal sebelum tidur bisa membantu mengurangi "kebisingan" mental ini.
8. Perfeksionisme yang Berlebihan
Perfeksionisme sering berjalan beriringan dengan overthinking. Ketika Anda selalu mengkritik setiap detail kecil, Anda memberi ruang bagi pikiran-pikiran negatif untuk berkembang. Ingatlah bahwa tidak ada yang sempurna, dan menerima kekurangan adalah langkah penting menuju tidur yang lebih tenang.
Mengatasi kebiasaan overthinking di malam hari membutuhkan kesabaran dan perubahan kecil dalam rutinitas. Fokuslah pada aktivitas yang membantu menenangkan pikiran, seperti meditasi, journaling, atau menciptakan rutinitas tidur yang santai.
Ingat, kebiasaan buruk ini bisa diubah. Dengan sedikit usaha, Anda bisa menemukan ketenangan dan tidur lebih nyenyak di malam hari. Tidur yang cukup bukan hanya tentang fisik, tetapi juga membantu Anda merasa lebih segar dan siap menghadapi hari baru.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
