
Ilustrasi petugas DLH Kota Surabaya saat mengangkut sampah dari TPS ke TPA. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mengubah jadwal pengangkutan sampah ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) Benowo, dari yang biasanya siang hari, kini menjadi malam hari.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, perubahan jadwal pengangkutan sampah ini bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas warga di sekitar Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun TPA Benowo.
“TPS bersih itu memberikan kebersihan di Kota Surabaya ya. Yang kedua, tidak mengganggu lalu lintas, karena kalau truk ke TPA pagi hari dan jam-jam sibuk maka akan mengganggu lalu lintas," tutur Eri di Surabaya, Rabu (15/4).
Menurutnya, pengangkutan sampah pada malam hari membuat perjalanan dari TPS ke TPA Benowo lebih singkat karena lalu lintas lebih yang lengang. Hal ini juga membantu mengurangi penumpukan sampah dan bau.
Perubahan jadwal operasional tersebut juga turut meningkatkan efisiensi penggunaan BBM.
Selain itu, beban kerja kendaraan menjadi lebih ringan sehingga biaya perawatan armada pengangkut sampah dapat ditekan.
“Kami bisa efisiensi keausannya mobil itu karena kelancaran operasional, sehinggq penggunaan BBM ini juga akan semakin berkurang. Itu lah yang menjadi pertimbangan dilakukan malam hari,” imbuhnya.
Dengan perubahan jadwal pengangkutan sampah pada malam hari, Eri Cahyadi berharap Kota Surabaya semakin bersih, terutama pada pagi hari, tanpa mengganggu mobilitas maupun ritme aktivitas kerja warga di jalan.
Di sisi lain, Plt Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser menyebut bahwa Pemkot Surabaya akan menyesuaikan seluruh sistem pengangkutan dengan kondisi volume sampah saat ini serta jam operasional yang berlaku.
"Semua sampah yang sekarang ada ini kita sesuaikan dengan jam operasional pengambilan. Ada ubah kultur pengambilan sampah di TPS ke malam hari supaya tidak terganggu," tutur Fikser.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
