
Ilustrasi kulit bertato. (Freepik)
JawaPos.com – Perawatan kulit bertato memerlukan perhatian khusus agar tetap sehat dan tinta selalu terlihat cerah. Langkah sederhana namun efektif akan dapat membantu menjaga kulit dan melindungi tato dari kerusakan.
Kulit bertato adalah area tubuh yang telah diwarnai menggunakan tinta permanen melalui teknik khusus. Proses ini melibatkan penetrasi tinta ke lapisan dermis kulit, menciptakan desain yang bertahan lama.
Merawat kulit bertato membantu mempertahankan keindahan tato sekaligus menjaga kesehatan kulit. Langkah perawatan yang tepat juga mencegah risiko iritasi atau komplikasi jangka panjang.
Berikut tujuh tips merawat kulit bertato agar tetap sehat dan tinta tahan lama tanpa risiko pudar atau iritasi kulit, dilansir dari laman Aad, Kamis (5/12).
1. Menjaga kelembapan kulit
Kulit yang kering dapat mempercepat memudarnya tinta pada tato. Oleskan lotion atau krim berbahan dasar air untuk menjaga kelembapan tanpa merusak tinta.
Hindari produk berbasis minyak bumi, seperti petroleum jelly, yang dapat memudarkan warna tato secara perlahan. Pilih produk pelembap yang sudah teruji dermatologis untuk memastikan aman bagi kulit bertato.
Rutin menggunakan pelembap juga membantu menjaga elastisitas kulit, terutama jika tato masih dalam proses penyembuhan. Kulit yang terhidrasi dengan baik membuat tato terlihat cerah dan warnanya bertahan lebih lama.
2. Melindungi dari sinar matahari
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memudarkan warna tato dan merusak kulit. Gunakan tabir surya berspektrum luas dengan sun protection factor (SPF) minimal 30 saat beraktivitas di luar ruangan.
Tabir surya perlu diaplikasikan 15 menit sebelum keluar rumah dan diulang setiap dua jam. Produk dengan formula tahan air memberikan perlindungan lebih baik, terutama di area dengan cuaca terik.
Menghindari paparan sinar matahari langsung membantu mempertahankan warna dan detail tato. Perlindungan yang konsisten juga mencegah risiko kulit terbakar atau mengalami penuaan dini.
3. Menghindari sumber sinar uv buatan
Sumber sinar UV buatan seperti lampu matahari atau tempat penyamakan kulit dapat mempercepat kerusakan tinta tato. Paparan dari alat ini juga meningkatkan risiko kanker kulit bagi pengguna jangka panjang.
Beberapa tinta tato bereaksi negatif terhadap sinar UV buatan, sehingga mengakibatkan iritasi atau peradangan pada kulit. Menghindari penggunaan alat ini adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan kulit bertato.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
