Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 03.50 WIB

7 Fakta Penting untuk Memperbaiki Kualitas Tidur dengan Mudah, Nomor 3 Sering Dilakukan

Ilustrasi pria sedang tidur (Freepik) - Image

Ilustrasi pria sedang tidur (Freepik)

JawaPos.com – Kualitas tidur memengaruhi hampir semua aspek kesehatan tubuh. Mengetahui fakta-fakta mendasar tentang tidur dapat membantu meningkatkan pola istirahat harian.

Tidur merupakan proses alami di mana tubuh memulihkan energi, memperbaiki sel, dan menyelaraskan fungsi otak. Siklus tidur melibatkan beberapa fase yang membantu pemulihan fisik dan mental secara maksimal.

Pemahaman mendalam tentang tidur membuka peluang untuk mengatasi masalah tidur secara efektif. Langkah kecil yang diambil untuk memperbaiki kebiasaan tidur berdampak besar pada kesehatan tubuh.

Berikut tujuh fakta penting untuk memperbaiki kualitas tidur dengan mudah dilansir dari laman Id.boncharge oleh JawaPos.com, Selasa (3/12):

1. Sebelum 1879, Orang Tidur Lebih Lama

Pada masa sebelum penemuan bola lampu, kebanyakan orang tidur selama 10 jam setiap malam. Ritme tidur mereka mengikuti siklus alami matahari, dengan malam yang gelap memicu tubuh untuk beristirahat lebih lama.

Setelah bola lampu ditemukan, manusia mulai terpapar cahaya buatan, yang mengubah ritme biologis. Cahaya biru dari perangkat elektronik seperti ponsel dan televisi semakin memperburuk masalah ini.

Solusi untuk mengurangi dampaknya adalah dengan meminimalkan paparan cahaya buatan, terutama menjelang waktu tidur. Menggunakan perangkat yang memblokir cahaya biru juga dapat membantu mengembalikan ritme alami tubuh.

2. Jam Alarm Alami Tubuh

Kemampuan bangun tanpa alarm adalah fungsi alami tubuh yang dipengaruhi oleh hormon kortisol. Kortisol, sering disebut hormon stres, mulai meningkat sebelum waktu bangun, membantu tubuh bersiap untuk aktivitas.

Cahaya pagi menjadi pemicu alami tubuh untuk bangun, sementara cahaya biru di malam hari dapat mengganggu siklus ini. Konsistensi dalam jadwal tidur dan bangun memainkan peran penting dalam membantu jam biologis ini.

Paparan sinar matahari pagi dapat memperkuat ritme tidur-bangun tubuh. Cara sederhana ini membuat tubuh lebih mudah bangun tanpa bantuan alarm buatan.

3. Tidur Mikro Akibat Kurang Tidur

Tidur mikro adalah momen singkat ketika tubuh secara tidak sadar memasuki fase tidur, bahkan saat mata terbuka. Kondisi ini sering terjadi pada mereka yang mengalami kurang tidur kronis atau gangguan pola tidur.

Tidur mikro bisa berbahaya, terutama ketika terjadi selama aktivitas penting seperti mengemudi. Mengelola stres dan memenuhi kebutuhan tidur setiap malam dapat mencegah kondisi ini.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore