
Inilah ciri tipe kepribadian orang sering berselisih dengan teman dekat akibat perbedaan pandangan politik.
JawaPos.com - Berselisih dengan teman dekat akibat perbedaan politik menjadi hal yang umum terjadi, terutama dalam iklim politik saat ini. Namun, kejadian ini tentu menjadi pengalaman yang menyakitkan.
Satu menit kalian tertawa bersama, dan menit berikutnya, kalian berselisih pendapat tentang suatu pandangan politik.
Mengacu pada psikologi sosial, dilansir dari geediting, inilah ciri-ciri orang sering berselisih dengan teman dekat akibat perbedaan pandangan politik.
1. Intoleransi yang tinggi
Ketika menyangkut diskusi politik, sifat toleransi dapat menjadi hal yang rumit. Bagi sebagian orang, hal itu sudah biasa. Mereka dapat terlibat dalam perdebatan sengit, meskipun tidak setuju orang-orang ini akan menghargai sudut pandang orang lain.
Namun, tidak semua orang memiliki tingkat toleransi ini. Salah satu sifat yang biasa ditemukan pada mereka yang mengakhiri persahabatan karena perbedaan politik adalah intoleransi yang tinggi terhadap pandangan yang bertentangan dengan pandangan mereka sendiri.
Mereka berjuang untuk memisahkan orang tersebut dari pandangan politiknya. Mereka melihat bahwa pandangan politik tidak hanya dilihat sebagai opini, tetapi sebagai sebuah perpanjangan dari karakter orang tersebut.
Ingatlah, seseorang bisa saja tidak setuju tanpa perlu merendahkan orang yang berpendapat berbeda. Jika terasa sulit, maka inilah saat yang tepat untuk merenungkan diri.
2. Mentalitas 'Kami vs Mereka' yang kuat
Bias dalam kelompok menjadi fenomena psikologis di mana orang cenderung menyukai orang yang termasuk dalam kelompoknya, baik berdasarkan ras, agama, atau dalam kasus ini adalah afiliasi politik.
Bias ini dapat memainkan peran penting dalam cara mereka menjalani persahabatan, terutama saat politik mengambil peran. orang dengan mentalitas 'kami vs mereka' yang kuat akan sering memandang afiliasi politik sebagai garis pemisah.
Mereka tampaknya tidak dapat menjadi jembatan kesenjangan antara ideologi politik yang berbeda-beda. Hal ini seperti pada penggemar tim olahraga yang berbeda. Pihak lain yang berbeda, akan dianggap sebagai musuh.
Melihat teman yang memiliki pandangan politik berbeda sebagai bagian dari 'mereka' dan bukan 'kita', menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perbedaan politik dapat berujung pada keretakan persahabatan.
3. Kurangnya empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan yang dirasakan oleh orang lain. Sifat ini tentang menempatkan diri pada posisi orang lain dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang mereka.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
