Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 November 2024 | 03.58 WIB

Cara Terbaik Menikmati Waktu Sendiri untuk Masing-Masing Tipe Introvert Myers-Briggs, dari INTJ sampai ISFP

Ilustrasi, seorang introvert sedang menikmati waktu sendirinya. (Freepik/ pvproductions) - Image

Ilustrasi, seorang introvert sedang menikmati waktu sendirinya. (Freepik/ pvproductions)

JawaPos.com - Waktu sendiri bagi seorang introvert adalah saatnya mengisi ulang energi mereka. Namun, tidak banyak yang tahu dan menyadari bagaimana cara mempergunakan waktu menyendirinya tersebut dengan benar.
 
Oleh karena itu, berikut ini diberikan cara menghabiskan waktu sendiri berdasarkan tipe introvert Myers-Briggs yang dimiliki, mulai dari INTJ sampai ISFP seperti yang dilansir JawaPos.com dari Introvert, Dear pada Rabu (6/11).
 
Berharap dengan ini kaum introvert tidak perlu lagi bingung dengan apa yang harus dilakukan saat sendirinya. Jadi, perhatikanlah dengan saksama.
 
1. INTJ (Introverted, Intuitive, Thinking, dan Judging)
 
Tipe introvert satu ini memiliki dorongan yang kuat untuk menyelesaikan tugas. Mereka pun merasa puas dengan menyelesaikan sesuatu, tetapi juga membutuhkan waktu untuk belajar.
 
Melihat sifat alami yang demikian, cara terbaik bagi INTJ menikmati waktu sendiri ialah dengan mempelajari sesuatu, baik membaca buku nonfiksi atau menonton film dokumenter, mempelajari permainan papan, hingga berdiskusi tentang filosofi.
 
Semua hal tersebut membuat membuat INTJ bersemangat, meningkatkan kemampuan berpikir, sekaligus memperoleh wawasan berdasarkan apa yang dibaca dan dipelajari.
 
 
2. INFJ (Introverted, Intuitive, Feeling, and Judging)
 
Mereka yang memiliki kepribadian INFJ dapat dipastikan adalah seorang pelajar atau pekerja yang hebat. Tidak cukup sampai disitu saja, mereka pun memiliki dorongan berprestasi yang kuat.
 
Bagi mereka menyelesaikan tugas adalah hal yang melegakan, namun fokus pada diri sendiri akan memberi mereka energi serta kegembiraan. Kemudian ketertarikan akan cerita dan sosok membuat seorang INFJ mudah terhubung dengan karakter fiksi.
 
Terhubung dengan karakter fiksi menenangkan sekaligus melegakan bagi INFJ. Oleh karena itu, terhubung dengan karakter fiksi menjadi cara terbaik bagi mereka menikmati waktu sendirinya hingga mampu menuliskan cerita fiksinya sendiri.
 
Perlu diketahui, minat yang begitu besar terhadap cerita dan sosok yang diiringi dengan ketertarikan mempelajari psikologi serta kepribadian sebagai bentuk INFJ mengungkapkan keinginannya terhubung dan memahami orang-orang di sekitarnya.
 
 
3. INTP (Introverted, Intuitive, Thinking, and Prospecting)
 
Cara yang tepat untuk seorang INTP saat menikmati waktu sendirinya adalah memecahkan teka-teki logika. Hal ini disebabkan INTP adalah pribadi yang senang akan tantangan baru serta bergelut dengan pikiran mereka sendiri.
 
Permainan teka-teki logika melibatkan banyak variabel dan terasa menyenangkan untuk dipecahkan karena perlu menggerakkan berbagai objek dalam pikiran seorang INTP.
 
Cara lainnya yang masih berhubungan dengan keterampilan logika INTP, yaitu terlibat dalam forum diskusi dan menemukan pertanyaan sulit yang sedang dibahas atau dipertimbangkan. Keterampilan logika sang INTP tidak perlu diragukan lagi, mereka mampu mengatasi kebingungan dan memberikan perspektif baru terhadap suatu masalah.
 
4. INFP (Introverted, Intuitive, Feeling, and Prospecting)
 
Seorang INFP sangat memerlukan tempat dimana mereka benar-benar menjadi diri mereka sendiri tanpa perlu khawatir dihakimi atau diukur. Oleh sebab itu, berangan-angan adalah cara terbaik untuk mengisi ulang energi mereka.
 
Dengan menatap langit-langit kamar sembari berbaring di tempat tidur atau memandang keluar jendela sudah mampu membuat pikiran mereka mengembara dengan bebas. Terlebih bila terhubung dengan alam, mereka akan menjadi paling otentik dari diri mereka sendiri.
 
Menghabiskan waktu dengan berangan-angan membuat INFP kembali bersemangat, memahami apa yang sebenarnya mereka inginkan di kehidupan ini, hingga melahirkan ide-ide brilian.
 
5. ISTJ (Introverted, Observant, Thinking, and Judging)
 
Menjalani kehidupan hingga mengikuti tren masa kini membuat seorang ISTJ tertekan. Melihat-lihat foto, video, jurnal atau buku harian beberapa hari lalu akan membuatnya rileks dan bersemangat.
 
Hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu akan mengingatkan ISTJ pada peristiwa atau orang-orang penting dalam hidupnya. Hal tersebut sungguh menenangkan dan menjadi sumber kebahagiaan serta obat mujarab bagi pikiran seorang ISTJ.
 
Kenangan tentang masa lalu membuat ISTJ mengontekstualisasikan pengalaman saat ini sehingga memotivasi ISTJ untuk menghadapi tantangan yang datang.
 
6. ISFJ (Introverted, Observant, Feeling, and Judging)
 
Bagi seorang ISFJ menonton TV atau membaca buku sejarah adalah sebuah jeda dari konflik kehidupan mereka. ISFJ akan sangat tertarik dan menikmati segala sesuatu yang bersifat historis tentang orang-orang dari masa lalu. 
 
Tidak heran bila biografi, dokumenter, serta sejarah naratif menjadi hal yang menarik dan memikat di mata mereka. Pemahaman seorang ISFJ akan dunia yang dinamis mungkin didapatkan dari ketertarikan mereka mempelajari dunia masa lalu.
 
7. ISTP (Introverted, Observant, Thinking, and Prospecting)
 
ISTP senang mengembangkan kecerdasan visual atau spasial dan keterampilan logika yang kuat. ISTP pun tertarik dengan teka-teki, namun bukan teka-teki abstrak seperti INTP melainkan yang berhubungan dengan wujud fisik, seperti memecahkan masalah serta memperbaiki perangkat dengan tangan mereka sendiri. 
 
Oleh karenanya mengutak-atik peralatan rumah tangga atau sekadar memperbaiki pintu yang bengkok dapat memberikan energi baru untuk mereka. Bila tidak ada yang perlu diperbaiki, ISTP selalu menemukan cara untuk mempelajari berbagai keterampilan praktis, misalnya saja melalui channel YouTube.
 
8. ISFP (Introverted, Observant, Feeling, and Prospecting)
 
Cara terbaik bagi seorang ISFP ketika lelah menghadapi kerasnya hidup adalah pergi ke toko, tempat penampungan, atau peternakan hewan untuk sekadar bermain bersama hewan-hewan lucu, terutama yang masih anak-anak.
 
Hal ini selaras dengan karakter ISFP yang peduli terhadap yang lemah serta menghargai keunikan setiap makhluk di muka bumi.
 
Bermain bersama anak kucing, anjing, atau lainnya mampu menjadi pengingat  seorang ISFP bahwa dunia ini adalah tempat yang menakjubkan dan terkadang yang dibutuhkan hanyalah orang-orang yang bersedia menunjukkan kasih sayang mereka. 
 
Namun, jangan sampai mengadopsinya karena bisa jadi membuat energi terkuras karena mengurus hewan-hewan tersebut. Jadi cukup mengunjungi atau menyapa mereka saja.
 
Demikianlah cara terbaik dari masing-masing tipe introvert Myers-Briggs untuk menikmati waktu sendirinya. Anda termasuk tipe yang mana?***
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore