
Ilustrasi mandi air panas yang dapat memicu jerawat.
JawaPos.com - Mandi air panas merupakan salah satu cara yang sering dipilih untuk relaksasi tubuh setelah seharian beraktivitas.
Namun, di balik sensasi nyaman yang diberikannya, muncul kekhawatiran bahwa kebiasaan ini bisa memicu timbulnya jerawat, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap masalah kulit.
Apakah benar mandi air panas bisa menjadi pemicu munculnya jerawat? Artikel ini akan membahas secara lengkap antara hubungan air panas dan jerawat serta bagaimana suhu air panas dapat mempengaruhi kondisi kulit.
Dilansir dari laman Exposed Skincare pada Kamis (3/10), mandi air panas tidak secara langsung menyebabkan jerawat, tetapi dapat menciptakan kondisi yang memicu munculnya jerawat.
Ketika Anda mandi dengan air panas, suhu tinggi air tersebut cenderung menghilangkan minyak alami yang diproduksi oleh kulit.
Minyak ini, atau yang disebut dengan sebum, berfungsi menjaga kelembapan kulit dan melindunginya dari kekeringan. Jika minyak ini hilang terlalu banyak karena air panas, kulit bisa menjadi kering dan rentan terhadap iritasi.
Ketika kulit kering, kelenjar minyak pada kulit akan merespons dengan memproduksi lebih banyak minyak sebagai upaya untuk menggantikan minyak yang hilang.
Sayangnya, produksi minyak berlebih ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, yang merupakan salah satu penyebab utama munculnya jerawat.
Selain memicu produksi minyak berlebih, mandi air panas juga dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah sensitif atau rentan terhadap peradangan.
Air yang terlalu panas bisa menyebabkan pembuluh darah di permukaan kulit melebar, sehingga dapat meningkatkan kemerahan dan iritasi.
Pada kulit yang sudah cenderung berjerawat, peradangan ini bisa memperparah kondisi jerawat yang sudah ada atau memicu munculnya jerawat baru. Mandi air panas juga dapat memperburuk kebiasaan lain yang tidak disadari dapat memicu jerawat.
Misalnya, saat mandi dengan air panas, pori-pori kulit terbuka lebih lebar, sehingga sisa-sisa produk seperti sabun atau kondisioner lebih mudah terserap dan menyumbat pori-pori, terutama di bagian tubuh seperti punggung, yang sering disebut sebagai jerawat punggung.
Selain itu, jika Anda menggunakan sabun atau pembersih yang terlalu keras, efek kulit kering dari air panas bisa semakin parah, sehingga membuat kulit semakin kering dan rentan terhadap iritasi.
Untuk menghindari masalah ini, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diambil.
Pertama, kurangi suhu air saat mandi, dan sebaiknya gunakan air hangat daripada air yang terlalu panas. Ini akan membantu menjaga kelembapan alami kulit dan menghindari overproduksi minyak.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
