Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2024 | 21.53 WIB

Apakah Hubunganmu Dengan Pasangan Termasuk dalam Toxic Relationship? Kenali Tanda dan Dampaknya Terhadap Kesehatan

toxic relationship menyebabkan kondisi kesehatan mental tidak stabil. (Yan Krukau / Pexels) - Image

toxic relationship menyebabkan kondisi kesehatan mental tidak stabil. (Yan Krukau / Pexels)

JawaPos.com - Anak muda saat ini seringkali tidak menyadari bahwa mereka kerap terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Hubungan tidak sehat tersebut bisa terjadi dengan pacar, sahabat, orang tua hingga orang-orang di lingkungan sekitar mereka.

Melansir laman Verywell Mind, Toxic relationship atau hubungan beracun (tidak sehat) merupakan hubungan yang membuat seseorang merasa tidak didukung, disalahpahami, direndahkan, hingga diserang.

Jika dibiarkan secara terus-menerus, toxic relationship akan mempengaruhi kondisi emosi, psikologis, hingga fisik.

Toxic relationship dapat ditandai dengan beberapa hal, misalnya terjadi kekerasan fisik, merasa tidak dihormati, tidak didukung dan dihargai oleh pasangan, serta merasa selalu disalahkan oleh pasangan.

Selain itu, toxic relationship juga bisa ditandai dengan rasa cemburu yang berlebihan terhadap pasangan, terus-menerus mencari kesalahan pasangan dan hilangnya rasa kepercayaan.

Ternyata, hubungan yang tidak sehat sangat berpengaruh kepada kesehatan mental dan fisik seseorang, lalu apa dampaknya?

Menimbulkan gangguan kecemasan, stress dan gangguan kardiovaskular

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Universitas Michigan 2016, stress yang disebabkan oleh toxic relationship dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular.

Jika toxic relationship dilakukan secara terus-menerus dalam jangka panjang, dapat berisiko terkena penyakit jantung, darah tinggi hingga stroke.

Menyebabkan sakit kepala

Melansir Our Mental Health, bahwa toxic relationship dapat mengakibatkan seseorang mengalami sakit kepala, ketegangan otot dan kelelahan.

Mengganggu pencernaan

Toxic relationship dapat membuat seseorang terkena masalah pencernaan seperti sakit perut, mual, sampai perubahan nafsu makan.

Membuat paranoid dan tidak percaya diri

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore