
Ilustrasi jerawat yang tiba tiba muncul di dagu. (Freepik/user18526052)
JawaPos.com – Jerawat bukan hanya sekadar gangguan kecil di wajah. Lokasi kemunculannya bisa memberi petunjuk penting mengenai penyebab dan cara penanganan yang tepat.
Selain faktor-faktor umum seperti produksi minyak berlebih, penyumbatan pori-pori, dan bakteri, ada beberapa alasan ilmiah di balik kemunculan jerawat di bagian tubuh tertentu.
Dengan memahami ‘bahasa’ jerawat ini, Anda dapat mengambil langkah tepat untuk mengatasi penyebabnya dan mencapai kulit mulus yang diidamkan. Dari dahi hingga dagu, setiap zona wajah memiliki cerita tersendiri tentang kesehatan dan gaya hidup Anda.
Jerawat di dahi mungkin menandakan stres yang menumpuk, sementara jerawat di dagu bisa jadi sinyal ketidakseimbangan hormon. Artikel ini akan menjadi panduan lengkap Anda dalam memecahkan misteri di balik letak jerawat.
Dilansir dari laman Team Dermatology, Jumat (27/9), Jawa Pos akan mengupas tuntas penyebab jerawat di setiap zona wajah, memberikan tips praktis untuk mengatasinya, serta berbagi rahasia untuk mencegah jerawat datang kembali.
1. Di daerah Sekitar Rambut atau di Garis Rambut (Hairline)
Jerawat yang muncul di sekitar garis rambut, atau disebut juga ‘pomade acne’, sering kali dipicu oleh residu produk rambut seperti pomade, gel, atau hairspray yang menyumbat pori-pori. Selain itu, keringat dan minyak alami dari kulit kepala juga dapat berkontribusi pada pembentukan jerawat di area ini.
2. Dahi, Hidung, dan Dagu (T-Zone)
Area T-zone, yang meliputi dahi, hidung, dan dagu, memiliki kelenjar minyak yang lebih aktif dibandingkan area wajah lainnya. Kombinasi produksi minyak berlebih, stres, kurang tidur, dan fluktuasi hormon dapat memicu munculnya jerawat di zona ini.
3. Pipi
Jerawat di pipi sering kali disebabkan oleh faktor eksternal seperti bakteri dan kotoran yang berpindah dari benda-benda yang sering bersentuhan dengan wajah, seperti ponsel, bantal, atau tangan yang kotor. Selain itu, gesekan dari masker wajah atau helm juga dapat memperparah kondisi jerawat di area ini.
4. Dagu atau Rahang
Jerawat di dagu atau rahang sering kali berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon, terutama pada perempuan. Fluktuasi hormon selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat memicu produksi minyak berlebih dan menyumbat pori-pori di area ini. Pola makan yang tidak sehat juga dapat memperburuk kondisi jerawat hormonal.
Tips dan Cara Mengatasi Jerawat Membandel
Menurut Team Dermatology, berikut beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi jerawat yang selalu muncul di are tersebut:

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
