Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 September 2024 | 05.36 WIB

Orang yang Terlalu Memikirkan Masa Lalunya Biasanya Menunjukkan 6 Perilaku Ini, Terus Mencari Validasi hingga Insomnia

Salah satu perilaku orang yang terlalu memikirkan masa lalu adalah sulit mengambil keputusan (freepik) - Image

Salah satu perilaku orang yang terlalu memikirkan masa lalu adalah sulit mengambil keputusan (freepik)

JawaPos.com – Pada dasarnya merenungkan masa lalu bisa menjadi pedang bermata dua.

Meskipun dapat memberikan pelajaran berharga terkadang bisa menjadi lingkaran obsesif karena terlalu banyak berpikir.

Orang yang suka berpikir berlebihan akan menyelami masa lalunya secara mendalam, mereka akan mencoba menguraikan setiap detail dan tanpa menyadari pola dalam perilaku yang muncul sebagai akibatnya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa perilaku orang yang terlalu memikirkan masa lalu sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Jumat (6/9) sebagai berikut :

1. Mereka terus-menerus mencari validasi

Orang yang terlalu banyak berpikir cenderung meragukan keputusan dan tindakan mereka di masa lalu.

Hal ini sering kali menimbulkan kebutuhan kompulsif untuk mendapatkan validasi.

Perilaku ini muncul karena keinginan mereka untuk memastikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan atau kehilangan pilihan yang lebih baik.

Sering kali, mereka mencari validasi ini dari orang lain dengan berulang kali meminta pendapat atau persetujuan mereka.

2. Mereka kesulitan melepaskan penyesalan

Perilaku umum orang yang terlalu memikirkan masa lalu adalah berkutat pada penyesalan di masa itu dan memikirkan kemungkinan-kemungkinan lain. Kita seolah-olah percaya bahwa dengan memutar ulang skenario di kepala kita, kita dapat mengubah masa lalu.

Namun kenyataannya, yang dilakukan justru membuat kita berhenti dan mencegah kita untuk melangkah maju.

3. Mereka kesulitan dalam pengambilan keputusan

Berpikir berlebihan tentang peristiwa masa lalu dapat memengaruhi pengambilan keputusan saat ini.

Pemikir berlebihan menganalisis setiap aspek situasi secara cermat sebelum mengambil keputusan. Karena takut pilihan yang salah dapat menyebabkan penyesalan di masa mendatang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore