
Simak 10 Ciri Kepribadian Narsistik Disorder (Freepik)
JawaPos.com- Anda pernah menghadapi seseorang yang manipulatif dan playing victim, baik itu keluarga Anda, saudara Anda, atau teman Anda? Bisa jadi mereka adalah orang yang memiliki gangguan kepribadian narsistik disorder.
Orang narsistik disorder biasanya takut jika keburukannya terbongkar oleh Anda. Maka dari itu Anda harus berhati-hati, bisa jadi Anda jadi kambing hitam dan orang tersebut akan bersikap manipulatif bahkan playing victim.
Menurut psikologis, narsisme disorder tidak berarti mencintai diri sendiri, setidaknya bukan cinta yang tulus. Lebih tepat dikatakan bahwa orang-orang dengan gangguan kepribadian narsistik (NPD) jatuh cinta dengan gambaran diri mereka yang ideal dan megah.
Gangguan kepribadian narsistik melibatkan pola pemikiran dan perilaku yang egois, arogan, kurangnya empati dan perhatian terhadap orang lain, dan kebutuhan berlebihan akan kekaguman. Yang lain sering menggambarkan orang-orang dengan NPD sebagai orang yang sombong, manipulatif, egois, menggurui, dan menuntut.
Seringkali orang yang narsistik ini gila hormat. Mereka ingin dihormati orang lain namun merendahkan, bahkan mengintimidasi orang lain.
Mereka juga butuh validasi dan pujian bahwa mereka adalah orang yang lebih superior. Berikut 7 ciri kepribadian narsistik jika dilihat di media sosial menurut helpguide.org dikutip oleh JawaPos.com, Rabu (28/8):
Pencapaiannya adalah suatu kemegahan baginya. Di media sosial mereka sering menyombongkan melalui postingan-postingannya, agar di cap sebagai orang yang superior.
Orang narsistik percaya bahwa mereka unik atau “istimewa” dan hanya dapat dipahami oleh orang spesial lainnya. Biasanya mereka berhubungan dan bergaul dengan orang yang sama dengannya (setara).
Orang narsistik juga percaya bahwa mereka lebih baik daripada orang lain dan mengharapkan pengakuan—bahkan ketika mereka tidak melakukan apapun untuk mendapatkannya.
Dan ketika mereka berbicara tentang pekerjaan atau hubungan, yang akan Anda dengar hanyalah seberapa besar kontribusi mereka, betapa hebatnya mereka, dan betapa beruntungnya orang-orang dalam hidup mereka memilikinya.
Mereka sangat berambisi, dan melupakan tanggung jawabnya. Mereka mengembangkan fantasi mengagungkan diri sendiri tentang kesuksesan tanpa batas, kekuatan, kecemerlangan, daya tarik, kebaikan dan cinta ideal yang membuat mereka merasa istimewa dan terkendali.
Fantasi-fantasi ini melindungi mereka dari perasaan hampa dan malu, sehingga fakta dan opini yang bertentangan diabaikan atau dirasionalisasikan.
Apapun yang memecahkan fantasinya (contohnya mengetahui keburukannya) akan ditanggapi dengan sikap defensif dan bahkan kemarahan yang ekstrim sehingga orang-orang di sekitar orang narsistik belajar untuk berhati-hati dalam menyangkal kenyataan.
Rasa superioritas seorang narsisis ibarat balon yang perlahan-lahan kehilangan udaranya tanpa tepuk tangan dan pengakuan yang terus-menerus agar tetap menggembung. Pujian sesekali saja tidak cukup.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
