Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 17.35 WIB

Apakah Anda Seorang Hopeless Romantic? Kenali Makna dan Ciri Perilakunya, Menurut Psikologi

Makna dan ciri perilaku hopeless romantic (bonobology.com) - Image

Makna dan ciri perilaku hopeless romantic (bonobology.com)

JawaPos.com- Hopeless Romantic adalah seseorang yang memiliki pandangan ideal tentang cinta, mereka percaya bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya dan sering kali melihat sisi positif dari perjuangan dalam hubungan.

Hopeless Romantic cenderung mengabaikan sakit hati di masa lalu karena keyakinan mereka yang tak ada habisnya pada cinta sejati. Ini juga suatu perilaku yang tidak realistik, mengapa demikian? Karena mereka menganggap bahwa cintanya seperti di dunia fantasi dengan ekspektasi.

Meskipun kebutuhan mereka adalah apa yang diinginkan banyak orang, cara orang-orang hopeless romantic terkadang tidak sehat. Karena fokus mereka yang intens pada romansa dan jatuh cinta, cinta mereka terkadang kurang keintiman dan koneksi emosional. Lantas bagaimana ciri perilaku hopeless romantic?

Dikutip dari laman choosingtherapy.com oleh JawaPos.com, (27/8), terdapat ciri orang yang hopeless romantic, simak berikut:

  1. Kisah romantis Anda berakhir secepat dimulainya

Karena orang-orang romantis yang putus asa seringkali mencari cinta, dan bukan hubungan batin yang sejati, mereka cenderung memiliki hubungan cepat yang tidak bertahan lama.

Perasaan jatuh cinta bisa membuat ketagihan karena hormon yang dilepaskan saat tergila-gila. Kemudian, ketika fase bulan madu berakhir, mereka yang mencari sensasi jatuh cinta kemungkinan besar akan berpindah ke pasangan baru.

  1. Anda terlalu obsesi tentang cinta

Ada banyak alasan untuk bersikap optimis tentang cinta. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang optimis mempunyai kemampuan mengatasi stres yang lebih tinggi. Dengan demikian optimisme mereka berdampak positif pada kehidupan mereka.

Terdapat bukti bahwa orang yang optimis memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat optimisme rendah atau bahkan pesimis.

Namun, pandangan budaya kita tentang percintaan menantang hal itu. Keyakinan romantis seringkali dianggap berkontribusi terhadap ekspektasi yang tidak realistis tentang hubungan romantis.

Oleh karena itu, memiliki pandangan yang terlalu optimis tentang cinta dapat membuat orang-orang romantis yang putus asa memiliki ekspektasi yang tidak berdasarkan kenyataan.

  1. Mengkhayal tentang cinta

Tidak ada salahnya melamun tentang cinta. Namun, mereka yang merupakan orang-orang hopeless romantic sering kali lebih menyukai gagasan jatuh cinta, dan tidak mencari semua hal yang menyertainya.

Memang benar, cinta yang mendalam tidak selalu menyenangkan. Ini bisa membosankan, membuat stres, dan kerja keras. Namun, orang-orang hopeless romantic biasanya mencari kesenangan alih-alih kerja keras.

  1. Anda Melamun Tentang Hari Pernikahan Anda

Seperti orang yang melamun tentang cinta, melamun tentang hari pernikahan sering kali merupakan tanda bahwa seseorang sedang jatuh cinta pada sebuah ide dan gambaran yang sempurna.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore