
Ilustrasi- Orang intolerant dalam percakapan/Freepik
JawaPos.com - Dalam interaksi sehari-hari, beberapa frasa bisa secara tidak sadar mencerminkan sikap intoleran dan menyakitkan bagi orang lain.
Meskipun sering kali tidak dimaksudkan untuk menyinggung, ungkapan-ungkapan tertentu dapat memperkuat stereotip dan menimbulkan ketidaknyamanan.
Frasa-frasa ini, meskipun mungkin dianggap sepele oleh sebagian orang, seringkali memiliki dampak yang mendalam terhadap perasaan dan pengalaman orang yang menjadi sasaran.
Menyadari dan menghindari penggunaan frasa-frasa ini adalah langkah penting dalam membangun komunikasi yang lebih inklusif dan saling menghargai.
Dalam artikel ini, melansir Ideapod, kita akan membahas delapan frasa yang sering diucapkan oleh orang yang cenderung intoleran dan bagaimana frasa-frasa ini dapat mempengaruhi percakapan dan hubungan antar individu.
1. “Tidak bermaksud menyinggung, tapi…”
Frasa ini sering digunakan sebagai pembuka untuk menyampaikan pendapat atau komentar yang sebenarnya bisa menyakitkan atau merendahkan.
Meskipun diawali dengan klaim tidak bermaksud menyinggung, kenyataannya, frasa ini sering kali diikuti oleh pernyataan yang justru bersifat ofensif. Orang yang mendengarnya mungkin merasa direndahkan atau dihakimi.
2. “Mereka selalu…”
Menggunakan frasa ini untuk menggambarkan sekelompok orang dapat berbahaya karena memperkuat stereotip negatif.
Ketika seseorang mengatakan "mereka selalu," ia cenderung menyamaratakan sifat atau perilaku tertentu kepada seluruh kelompok, padahal kenyataannya tidak demikian.
Baca Juga: Intip 5 Pantangan Jawa, Jika Dilanggar Akan Berdampak Membawa Malapetaka dan Dijauhkan Dari Rezeki
Hal ini tidak adil dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan atau rasa tidak dihargai bagi yang mendengarnya.
3. “Saya bukan rasis, tapi…”
Meskipun diawali dengan klaim bahwa seseorang tidak rasis, frasa ini sering kali diikuti oleh pernyataan yang justru rasis atau diskriminatif.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
