
Ilustrasi makan makanan manis.
JawaPos.com - Kamu mungkin pernah mendengar istilah ‘sweet tooth’ dalam hidup. Bahkan, kamu bisa jadi salah salah satu dari orang yang termasuk golongan tersebut.
Yang dimaksud dengan sweet tooth adalah orang yang gemar mengonsumsi makanan manis. Lain dengan orang biasa, mereka lebih memilih kudapan manis dibandingkan asin dalam sehari-hari.
Orang-orang dengan sweet tooth bisa mengonsumsi makanan manis seperti roti, kue, pastry dan masih banyak lagi. Lebih jauh, orang yang suka makanan manis bisa mengonsumsi satu loyang kue sendirian.
Setiap kebiasaan tentu bukan tanpa bahaya apabila berlebihan. Apabila mengonsumsi makanan manis dalam jumlah besar sebagai sweet tooth, akan ada beberapa bahaya terhadap diri sendiri.
Bagi kamu yang sweet tooth atau suka makanan manis tentu harus tahu sejauh mana bahaya tersebut ada. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini adalah 4 bahaya sebagai sweet tooth:
1. Kesehatan Gigi dan Mulut
Salah satu bahaya dari memiliki gigi sweet tooth adalah bahaya terhadap kesehatan gigi dan mulut. Dipetik dari Woodborough Dental Practice, gula dalam makanan manis bisa berhubungan dengan kerusakan gigi.
Hal ini dikarenakan gula memberikan reaksi pada bakteri di gigi. Hal ini membentuk sebuah asma yang nantinya menyerang gigi dengan menghilangkan fosfat dan kalsium di gigi.
Konsumsi banyak gula yang mengandung asam juga menyebabkan pertarungan dengan basa di dalam mulut. Oleh karenanya, kamu harus mengurangi konsumsi makanan atau minuman manis demi kesehatan gigi.
Hal ini dilakukan demi mencegah rusaknya permukaan gigi, gigi berlubang, gigi retak sampai rasa nyeri yang dirasakan. Sebelum gigimu mulai sakit, sebaiknya kurangi konsumsi makanan dan minuman manis secara teratur.
2. Risiko Penyakit Diabetes
Selain gigi dan mulut, memiliki sweet tooth memiliki bahaya dalam hal resiko penyakit diabetes. Dipetik dari Healthline, konsumsi makanan dan minuman manis secara teratur bisa meningkatkan risiko diabetes.
Hal ini dikarenakan asupan gula berpengaruh pada penambahan berat badan dan lemak tubuh. Hal ini juga secara langsung dan tidak langsung terhubung pada faktor yang mengembangkan risiko diabetes.
Meski begitu, gula alami tidak punya efek bahaya seperti gula buatan pada diabetes. Apabila kamu memiliki sweet tooth, kamu mungkin bisa menggantinya dengan gula atau pemanis alami.
Beberapa cemilan dengan pemanis alami yang bisa kamu konsumsi adalah buah manis, madu atau gula stevia. Hal ini merupakan upaya bagi kamu yang suka makan manis namun tidak ingin terkena resiko diabetes.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
