Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2024 | 05.37 WIB

Jangan Abai, Ada 4 Tanda Seseorang yang saat Masa Kecil Tak Bahagia, Salah Satunya Overthinking

Ilustrasi orang yang mengalami overthinking. / Sumber foto : Pexels.com/Energepic.com - Image

Ilustrasi orang yang mengalami overthinking. / Sumber foto : Pexels.com/Energepic.com

JawaPos.com - Tak semua orang memiliki masa kecil tak bahagia. Mereka bisa jadi tak mendapatkan cukup perhatian dari orang tua. Atau malah ditinggalkan orang tuanya. 

Masa kecil yang tak bahagia itu tentu berdampak pada seseorang di masa dewasanya, salah satunya overthinking. Dikutip dari Ideapod, Selasa (6/8) inilah 4 tanda orang yang memiliki masa kecil tak bahagia. 

1. Overthinking 
 
Jika Anda memiliki masa kecil yang tidak bahagia, ini mungkin lebih dari sekadar kekhawatiran sesaat. Berkutat pada masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, atau meragukan setiap keputusan yang Anda buat, apakah ini terdengar familier? Seperti inilah penampakannya jika overthinking. 
 
 
 
Ketahuilah bahwa berpikir berlebihan adalah akibat umum dari masa kecil yang tidak bahagia. Anda mungkin menemukan diri Anda terjebak dalam siklus pikiran negatif, terus-menerus mempertanyakan diri sendiri dan harga diri Anda.
 
2. Kesulitan mempercayai orang lain
 
Bagi kita yang tidak memiliki pengalaman masa kecil yang paling membesarkan hati, kesulitan mempercayai orang lain adalah hal lumrah. Ketakutan terus-menerus akan pengkhianatan, kesulitan dalam memercayai orang lain, merupakan sebagian kecil masa kecil yang tidak bahagia yang masih memengaruhi seseorang 
 
3. Kesulitan dengan harga diri
 
Masa kanak-kanak kita memainkan peran mendasar dalam membentuk harga diri kita. Jika ditandai dengan kritikan, pengabaian, atau perbandingan terus-menerus, kemungkinan besar kita membawa rasa harga diri yang rendah hingga dewasa. Mereka yang mengalami kenegatifan terus-menerus cenderung memiliki harga diri yang rendah saat dewasa.
 
4. Kesulitan membentuk hubungan yang bermakna
 
Hubungan merupakan bagian mendasar dalam kehidupan kita. Mereka memberi kita kebahagiaan, kenyamanan, dan persahabatan. Tetapi bagaimana jika membentuk ikatan ini terasa seperti perjuangan berat?
 
Tumbuh dalam lingkungan yang tidak stabil atau penuh kelalaian dapat membuat sulit membangun hubungan yang sehat di kemudian hari. Anda mungkin mendapati diri Anda tertarik pada pola-pola beracun atau merasa tidak nyaman dengan keintiman.
 
Kesulitan ini bukan tentang menjadi antisosial atau tidak menyukai orang lain. Ini tentang ketakutan akan kerentanan, ketakutan yang sering kali berakar pada masa kanak-kanak yang tidak bahagia.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore