Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Agustus 2024 | 18.13 WIB

Orang yang Cepat Mengkritik Orang Lain Biasanya Memiliki 4 Ciri-ciri Kepribadian Ini

Ilustrasi: zodiak pria yang diprediksi akan menghadapi cobaan tak disangka-sangka setelah kariernya melejit. (Freepik)

JawaPos.com - Ada garis tipis antara umpan balik yang membangun dan kritik yang terus-menerus. Garis ini sering dikaburkan oleh individu yang cepat mengkritik orang lain. Mereka adalah orang-orang yang selalu mencari-cari kesalahan dan jarang memberikan pujian.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa mereka berperilaku seperti ini? Apa yang mendorong mereka untuk selalu mengkritik? Hal ini sering kali bermuara pada ciri-ciri kepribadian tertentu.

Tapi jangan salah paham. Berusaha untuk menjadi yang terbaik bukanlah hal yang buruk. Namun, ketika hal ini berubah menjadi kebiasaan mengkritik, maka hal ini bisa menjadi masalah.

Orang yang perfeksionis menemukan kenyamanan dalam keteraturan dan ketepatan, dan penyimpangan dari keteraturan ini dapat menyebabkan mereka merasa tidak nyaman atau bahkan tertekan.

Memahami sifat kepribadian ini mungkin tidak membuat kritik mereka lebih mudah diterima, tetapi dapat membantu kita merespons dengan lebih empati dan sabar. Dikutip dari hackspirit, berikut ciri-ciri orang yang gemar mengkritik orang lain;

2) Rasa tidak aman

Saya secara pribadi telah melihat sifat ini dalam tindakan. Saya pernah bekerja dengan seorang rekan kerja yang selalu cepat menunjukkan kekurangan dalam pekerjaan orang lain. Awalnya saya merasa hal ini cukup menjengkelkan, sampai saya menyadari bahwa kritik yang tak henti-hentinya ini berasal dari rasa tidak amannya. 

Dia sering merasa tidak mampu dan takut orang lain akan melihatnya dengan cara yang sama. Untuk mengatasi hal ini, dia akan menyoroti kesalahan orang lain, untuk mengalihkan fokus dari dirinya sendiri.

Individu yang merasa tidak aman dapat menggunakan kritik sebagai mekanisme pertahanan, sebuah cara untuk merasa lebih baik tentang kekurangan yang mereka rasakan. 

3) Tingkat kecemasan yang tinggi

Individu yang cepat mengkritik orang lain sering kali mengalami tingkat kecemasan yang tinggi. Menurut American Psychological Association, orang dengan kecemasan tinggi lebih cenderung menafsirkan situasi yang ambigu sebagai ancaman, yang dapat menyebabkan mereka lebih rentan terhadap pikiran negatif dan kritik. 

Kecemasan dapat membuat orang menjadi sangat waspada terhadap potensi masalah atau ancaman, menyebabkan mereka menjadi terlalu kritis. Pengawasan yang terus menerus terhadap orang lain ini dapat menjadi upaya yang salah arah untuk mengidentifikasi dan mengelola ancaman yang dirasakan.

4) Kebutuhan akan kontrol

Beberapa orang merasa bahwa satu-satunya cara untuk menjaga ketertiban di dunia mereka adalah dengan mengendalikan orang-orang dan keadaan di sekitar mereka. Mengkritik orang lain adalah salah satu cara mereka melakukan kontrol ini. Dengan menunjukkan kelemahan atau kesalahan, mereka menciptakan dinamika di mana mereka memegang kekuasaan yang dirasakan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore