
seseorang yang sering dikritik oleh ayahnya./Freepik/freepik
Jawapos.com - Dalam perjalanan tumbuh dewasa, peran ayah sering kali menjadi fondasi emosional yang tak kasatmata—membentuk cara kita memandang diri, mengambil keputusan, hingga menjalani hubungan.
Namun ketika sosok yang seharusnya memberi rasa aman justru lebih sering melepas kritik tajam, konsekuensinya dapat menetap jauh lebih lama daripada yang kita sadari.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (2/12), psikologi modern menunjukkan bahwa pola kritik yang konsisten dari ayah—baik dalam bentuk tuntutan perfeksionisme, komentar meremehkan, atau penilaian dingin—dapat berkembang menjadi pola perilaku yang merusak diri sendiri saat anak tumbuh menjadi dewasa.
Berikut tujuh di antaranya.
1. Selalu Merasa Tidak Pernah Cukup Baik
Anak yang sering dikritik tumbuh dengan “suara internal ayah” di dalam kepala mereka.
Saat dewasa, suara ini berubah menjadi standar mustahil: harus lebih baik, harus lebih sempurna, harus selalu benar.
Akibatnya:
Sulit merayakan pencapaian sendiri
Cenderung menolak pujian
Sering merasa gagal meski objektifnya tidak
Rasa “kurang” ini bukan berasal dari kenyataan, tetapi dari standar yang dulu dipaksakan.
2. Ketakutan Lebih Besar Terhadap Kesalahan
Kritik ayah yang keras sering membuat anak merasa bahwa kesalahan adalah ancaman, bukan bagian dari proses tumbuh.
Saat dewasa, ketakutan ini membuat seseorang:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022