Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juli 2024 | 21.23 WIB

5 Cara Mengatasi Stress Eating, Kebiasaan Makan Berlebihan Saat Mengalami Stres!

Ilustrasi stress eating. (Freepik) - Image

Ilustrasi stress eating. (Freepik)

JawaPos.com - Stress eating atau emotional eating adalah keinginan untuk makan berlebih saat mengalami rasa cemas, sedih, atau marah. Kebiasaan ini dilakukan bukan karena lapar, melainkan agar emosi terlampiaskan.

Saat sedang stres, tubuh secara alami mengeluarkan hormon kortisol yang bisa meningkatkan nafsu makan. Oleh sebab itu, beberapa orang menjadikan makanan sebagai pereda stres yang ampuh.

Namun, stress eating bisa memicu berat badan yang tidak terkontrol jika dibiarkan terus-menerus. Bahkan, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Sebelum muncul berbagai masalah kesehatan lainnya, ada baiknya jika mengatasi stress eating dengan menerapkan cara-cara berikut seperti mengutip dari Web MD pada Jumat (19/7).

1. Cari penyebabnya

Salah satu cara paling ampuh untuk mengatasi stress eating adalah dengan mencari tahu penyebabnya. Merasa bosan atau kelelahan bisa jadi alasan mengapa kondisi ini bisa terjadi.

Usahakan hindari dan pahami pemicu yang bisa menyebabkan makan secara berlebihan. Oleh sebab itu, kamu bisa mengelola stres dengan baik dan bisa mencegah datangnya kembali.

2. Catat pola makan

Cara mengatasi stress eating berikutnya yakni dengan mencatat pola makan kamu. Cobalah buat sebuah buku harian yang berisi jadwal makan atau jumlah makanan setiap harinya.

Menulis perasaan dan pengalaman pada selembar kertas akan membantu kamu memahami perilaku ketika sedang stres. Cara ini juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi pemicu dari stress eating.

3. Relaksasi

Ketika keinginan makan menyerang, cobalah untuk melakukan teknik relaksasi. Cara ini dapat meredakan dan melawan dorongan yang memicu makan secara berlebihan.

Salah satu teknik pernapasan mudah yang bisa kamu lakukan adalah latihan pernapasan secara rutin. Dengan begitu, tubuh akan mengurangi ketegangan serta mengatur emosi kamu.

4. Dapat dukungan dari orang sekitar

Pastikan kamu memiliki teman atau anggota keluarga yang bisa berikan dukungan positif saat sedang stres. Hal ini bisa membantu kamu dalam menjalani pola hidup sehat.

Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa dukungan positif dari orang sekitar dapat memberikan kesehatan mental baik pada seseorang yang sedang mengalami stres.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore