Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juli 2024 | 04.25 WIB

Lebih Bahagia di Usia Tua, Berikut 7 Cara Agar Lansia Tak Rentan Alami Stres

Ilustrasi lansia bahagia dan awet muda. (Freepik)

 
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, perasaan stres tak keruan datang dengan mudah. Saat menjadi lansia, seseorang cenderung memikirkan banyak hal.
 
Bagi lansia, ketika tak punya banyak aktivitas bisa membuat pikiran menjadi runyam. Bahkan tak jarang menyebabkan stress. Orang yang sudah menjadi lansia selain butuh support dari orang di sekitarnya juga butuh pengetahuan diri untuk mengatasi masalah.
 
Berikut adalah 7 tips untuk lansia mengurangi stress, dikutip dari Home Care Assistance, Rabu (17/7).
 
 
1. Jangan menyembunyikan masalah sendiri
 
Orang lansia tak boleh banyak menimbun masalah sendiri. Saat merasa sudah ada masalah, baiknya lansia menuliskan kekhawatiran mereka saat muncul dan mendiskusikannya dengan anggota keluarga atau konselor. 
 
Mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah kecil sebelum menjadi tidak terkendali lebih baik daripada berpura-pura masalah tersebut tidak ada sama sekali. 
 
2. Bentuk tim dukungan
 
Mungkin ada saat-saat ketika para lansia gagal mengambil tindakan hanya karena mereka tidak tahu tindakan yang tepat untuk diambil.
 
Oleh karena itu, anggota keluarga harus mengatur tim pendukung sehingga orang tua mereka tahu ke mana harus pergi untuk mengajukan pertanyaan dan masalah tertentu. 
 
3. Identifikasi sumber daya
 
Ada sejumlah sumber daya sosial dan komunitas yang dapat dimanfaatkan para lansia saat menghadapi kesulitan keuangan. 
 
Sumber daya ini meliputi layanan transportasi murah untuk lansia dan penyandang disabilitas, lumbung pangan, layanan pengiriman makanan, dan konseling gratis atau berbiaya rendah. 
 
4. Mengikuti kelas di pusat rekreasi
 
Semakin lama berdiam diri di rumah, potensi lansia untuk mengalami stress akan semakin besar.  Keluar rumah dan bersosialisasi merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan stres. Kelas-kelas di pusat rekreasi lansia membuat orang dewasa yang sudah lanjut usia tetap terlibat dengan menantang pikiran mereka dan memperkenalkan mereka kepada orang-orang yang sepemikiran. 
 
5. Lakukan Meditasi, Perhatian Penuh, Dan Pernapasan Diafragma
 
Stress dapat berdampak signifikan pada kesehatan fisik seseorang. Latihan seperti meditasi, perhatian penuh, dan pernapasan diafragma baik untuk menjauhkan pikiran negatif, dan juga dapat berdampak positif pada detak jantung dan pola gelombang otak.
 
Terlibat dalam aktivitas penghilang stres yang meningkatkan ketenangan dan fokus juga dapat memudahkan para lansia mengatasi banyak masalah mereka. 
 
6. Meminta Bantuan
 
Penting bagi para lansia untuk merasa nyaman meminta bantuan. Perubahan dalam mobilitas dan fungsi kognitif sering kali membuat orang dewasa yang menua sulit mempertahankan kemandirian sepenuhnya. 
 
Para lansia harus tahu cara meminta bantuan saat mereka membutuhkannya, seperti menghubungi advokat lokal untuk lansia atau organisasi layanan sosial lainnya. 
 
7. Lakukan Olahraga Rutin
 
Berolahraga merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengatasi stres di setiap tahap kehidupan. Namun, para lansia tidak harus melakukan aktivitas berat untuk meningkatkan suasana hati mereka. Mereka dapat berjalan-jalan di sore hari, menggunakan sepeda statis, atau mempertimbangkan latihan berdampak rendah. 
 
Bagi para lansia dengan keterbatasan mobilitas atau kondisi kesehatan yang membuat mereka sulit berolahraga sendiri, pengasuh profesional dapat menjadi sumber dukungan yang luar biasa. Ada berbagai kondisi kesehatan terkait usia yang dapat membuat para manula lebih sulit untuk hidup mandiri. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore