
Ilustrasi seorang teman yang memiliki ciri-ciri crab mentality. (Pinterest)
JawaPos.com–Crab mentality adalah perilaku seseorang yang bereaksi negatif, baik dalam pemikiran, pernyataan, maupun tindakan terhadap orang-orang yang lebih sukses. Pola pikir crab mentality tidak menguntungkan siapapun bahkan perilaku ini dinilai dapat menimbulkan dampak negatif bagi orang lain serta pelaku.
Berdasar yang dikutip dari situs resmi Binus University, Sabtu (6/7), menyebutkan, perilaku crab mentality dapat merugikan kinerja dalam suatu kelompok kerja. Juga dapat membuat korban merasa terisolasi yang mengakibatkan pihak-pihak merasa bahwa lingkungan sekitarnya. Seperti circle pertemanan menjadi tidak nyaman lagi bagi mereka bahkan bisa sampai mengganggu kesehatan mental.
Sedangkan bagi pelaku crab mentality dinilai dapat membuat emosi negatif yang dimilikinya semakin meningkat, seperti bertambahnya rasa iri dengki dan serakah. Dan hal tersebut bisa berdampak pada kehidupan sosial karena orang-orang secara otomatis akan menjauh di kemudian hari.
Dikutip dari Kimia Farma Apotek, Sabtu (6/7) disebutkan orang-orang yang bermental kepiting memiliki ciri-ciri.
Orang yang bermental kepiting biasanya akan berpikiran negatif bahkan berusaha menjegal orang-orang yang dalam proses mencapai kesuksesan. Orang dengan crab mentality ini memiliki pikiran jika saya tidak bisa meraihnya, maka dia juga tidak boleh meraihnya.
Orang dengan perilaku crab mentality sering merasa iri, kesal, bahkan berusaha untuk menjatuhkan ketika ada orang lain yang berhasil. Hal ini tidak hanya ada di lingkungan kerja saja, tapi di circle pertemanan pun kadang bisa kita temui.
Selain iri, orang yang bermental kepiting ini biasanya akan menanggapi keberhasilan orang lain atau temannya dengan hal yang negatif. Seperti memberikan komentar yang bernada meremehkan.
Jika melihat orang lain atau teman meraih kesuksesan, maka orang dengan mental kepiting ini akan mengorek-ngorek hal negatif tentang pencapaian yang diraih, seperti beranggapan bahwa keberhasilannya bukan karena usaha sendiri.
Nah, memiliki banyak teman yang baik dan suportif merupakan salah satu hal yang diharapkan banyak orang. Oleh karena itu, jika kamu menemukan ciri-ciri tersebut di atas ada di lingkungan kerja ataupun di circle pertemanan, mungkin sudah saatnya untuk kamu cut off mereka demi kehidupan yang lebih tenang.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
