Ilustrasi orang yang kurang baik. (Yan Krukau/Pexels)
JawaPos.com – Umumnya orang akan mengategorikan manusia menjadi dua macam, yaitu orang baik dan jahat. Namun, ada juga yang menilai seseorang sebagai orang yang tidak baik tapi bukan jahat.
Untuk menilai orang dan menganggapnya sebagai orang baik biasanya dapat dilihat dengan tanda-tanda yang terlihat jelas, seperti suka membantu, sopan dan menghormati orang lain, sabar, dan sebagainya.
Di sisi lain, dalam psikologi, ada tanda-tanda khusus yang dapat membantu mengidentifikasi orang-orang yang dinilai ‘tidak baik’. Ciri-ciri ini sering kali tidak terlihat dan dapat dengan mudah diabaikan pada tahap awal suatu hubungan.
Melansir dari laman Hack Spirit, Rabu (3/7), berikut adalah 8 tanda menurut psikologi bahwa seseorang itu dinilai bukan orang yang baik.
1. Kurangnya empati
Menurut psikologi, kurangnya empati sering kali merupakan tanda seseorang tidak begitu baik. Seseorang yang kurang empati sering menganggap perasaan atau pengalaman Anda tidak penting atau tidak valid.
Mereka mungkin meremehkan kekhawatiran Anda, atau tampak tidak tertarik ketika Anda berbagi cerita atau emosi pribadi.
Kurangnya empati dapat membuat interaksi terasa sepihak dan membuat Anda merasa tidak didengarkan dan diremehkan.
Dalam percakapan, mereka mungkin hanya fokus pada diri mereka sendiri tanpa menunjukkan ketertarikan pada pikiran atau perasaan Anda.
Anda akan menyadari bahwa mereka jarang (jika pernah) menanyakan tentang hari, perasaan, atau pengalaman Anda.
2. Sering mengkritik
Kritik ini bisa bermacam-macam bentuknya. Ini mungkin ditujukan pada penampilan, pekerjaan, hobi, atau bahkan impian dan ambisi Anda.
Orang tersebut akan menemukan kesalahan dalam hampir semua hal yang Anda lakukan, sering kali membuat Anda merasa tidak mampu atau minder.
Mereka membuat kritik tersebut tampak seperti nasihat atau masukan yang membangun. Namun, sentimen yang mendasarinya bukan untuk membantu berkembang, tetapi malah menjatuhkan Anda.
Mereka tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menunjukkan apa yang mereka anggap sebagai kekurangan atau kesalahan Anda.
3. Daya tarik yang berlebihan
Meskipun daya tarik bisa menjadi kualitas yang positif, tetapi jika digunakan secara berlebihan, itu bisa menjadi tanda bahwa seseorang itu tidak terlalu baik.
Orang ini tahu bagaimana membuat Anda merasa spesial dan dihargai. Mereka akan menghujani Anda dengan pujian, menceritakan kisah yang menarik, dan selalu mengatakan hal yang benar di waktu yang tepat.
Membuat Anda senang berada di dekat mereka. Namun, pesona ini seringkali bersifat manipulatif. Ini digunakan sebagai alat untuk memenangkan hati Anda dengan cepat atau mengalihkan perhatian Anda dari sifat-sifatnya yang kurang diinginkan.
Seiring waktu, Anda mungkin menyadari daya tariknya memudar, terutama setelah dia merasa telah mendapatkan kepercayaan Anda. Yang tersisa hanyalah karakter aslinya, yang mungkin tidak senyaman yang Anda bayangkan sebelumnya.
4. Negativitas yang konstan
Tidak ada kehidupan yang selalu cerah dan baik. Semua orang pasti pernah mengalami hari-hari buruk atau suasana hati yang buruk, tetapi seseorang yang dinilai bukan orang baik sering kali membawa hal ini ke tingkat yang lebih tinggi.
Mereka selalu bersikap negatif, selalu mencari sesuatu untuk dikeluhkan, dan jarang terlihat puas atau senang dengan apa pun.
Sulit berada di dekat seseorang yang selalu menyebarkan hal-hal negatif. Ini dapat memengaruhi suasana hati dan kesejahteraan mental Anda karena sikap negatif mereka yang bisa sangat menguras tenaga.
Pandangannya yang pesimistis bisa membuat Anda merasa sedih, meski suasana hati Anda sedang baik.
5. Ketidakmampuan untuk meminta maaf
Seseorang yang dinilai tidak begitu baik sering kali kesulitan untuk mengakui kesalahannya atau bahkan meminta maaf. Sebaliknya, mereka mengalihkan kesalahan, membuat alasan, atau bahkan mencoba membenarkan tindakan mereka.
Ini tidak berarti mereka orang jahat. Bisa jadi mereka sedang menghadapi perasaan insecure mereka atau pengalaman masa lalu yang membuat mereka sulit mengakui kesalahan mereka.
Sifat ini dapat menyebabkan kesulitan dalam suatu hubungan, karena dapat menyebabkan kebencian dan kesalahpahaman.
6. Perilaku tidak dapat diandalkan
Ketika seseorang tidak dapat dipercaya atau diandalkan, hal itu bisa sangat membuat frustrasi dan menyakitkan. Bentuk dari perilaku ini bisa berupa mereka yang membatalkan rencana pada saat-saat terakhir, melupakan tanggal atau tanggung jawab penting, atau gagal menepati janji.
Perilaku seperti ini bisa membuat Anda merasa tidak dihargai dan tidak penting. Jika mereka menghargai waktu dan perasaan Anda, mereka pasti akan berusaha lebih keras untuk bisa diandalkan.
Meskipun setiap orang terkadang bisa menjadi pelupa atau terlambat, jika seseorang terus-menerus menunjukkan perilaku demikian, itu tandanya dia mungkin bukan orang yang baik.
7. Kurangnya rasa hormat kepada orang lain
Seseorang yang tidak terlalu baik sering kali menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap orang lain. Mereka mungkin menyela saat Anda berbicara, mengabaikan pendapat Anda, atau menganggap batasan pribadi Anda seolah-olah itu opsional.
Kurangnya rasa hormat mereka bahkan mungkin meluas ke cara mereka memperlakukan orang lain di sekitar mereka. Mungkin mereka kasar terhadap pelayan, meremehkan rekan
kerja, atau tidak menghormati orang yang lebih tua.
Jika seseorang tidak menunjukkan kesopanan dan rasa hormat yang pantas didapatkan, itu pertanda jelas bahwa dia bukanlah orang yang baik.
8. Naluri Anda mengatakan dia bukan orang baik
Anda mungkin merasa tidak nyaman berada di dekat mereka, atau mungkin Anda merasa tidak bisa mempercayai mereka.
Mungkin tidak ada perilaku spesifik yang dapat Anda tunjukkan, tetapi ada sesuatu pada perilaku tersebut yang terasa ‘tidak tepat’.
Dalam situasi ini, percayalah pada insting Anda.
Intuisi Anda adalah alat yang ampuh yang dapat membantu memandu Anda dalam situasi yang ambigu. Alam bawah sadar Anda menangkap isyarat halus dan tanda peringatan yang mungkin terlewatkan oleh pikiran sadar Anda.
***