Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Juli 2024 | 23.32 WIB

6 Alasan Utama Ini Bisa Jadi Alasan Pasangan Selingkuh, Salah Satunya Merasa Tidak Dihargai

ILUSTRASI: Alasan perempuan selingkuh menurut psikologi (gor_kell/Getty Image) - Image

ILUSTRASI: Alasan perempuan selingkuh menurut psikologi (gor_kell/Getty Image)

JawaPos.com - Tiap perilaku orang selalu ada penyebab yang mendasarinya, termasuk selingkuh. Meskipun tak menjadi pembenaran atas perilaku selingkuh, ada beberapa penyebab seseorang melakukan selingkuh.

Hal ini menjadi penting untuk diketahui untuk mengantisipasi agar perselingkuhan tak terjadi di sekitar Anda. Berikut adalah setidaknya 6 alasan utama saat seseorang selingkuh, dikutip Verywell Mind, Selasa (2/7).
 
1. Ketidakbahagiaan/Ketidakpuasan 
 
 
Orang yang merasa tidak puas erhadap pernikahan baik secara emosional maupun seksual adalah hal yang umum. 
 
Pernikahan adalah pekerjaan sepanjang hidup dan bila hubungan dijalun tanpa saling mengasuh untuk saling membahagiakan, pasangan dapat tumbuh terpisah. 
 
2. Merasa tidak dihargai 
 
Orang yang merasa tidak dihargai atau diabaikan dapat menyebabkan perselingkuhan. Ketika kedua pasangan bekerja, perempuan seringkali menanggung beban pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan anak. 
 
Dalam kasus ini, perselingkuhan memperkuat rasa harga diri seseorang. Namun, di sisi lain, perasaan diabaikan mungkin terkait dengan harapan yang tidak realistis terhadap pasangan, bukan pengabaian yang sebenarnya.
 
3. Kurangnya komitmen 
 
Selain hal-hal lain, sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa orang yang kurang berkomitmen pada hubungan mereka lebih cenderung selingkuh.
 
4. Kebosanan
 
 
Lelaki dan perempuan yang mencari sensasi kejar-kejaran dan kegembiraan cinta yang baru ditemukan mungkin lebih cenderung berselingkuh.
 
Alih-alih mencoba mencari pengganti pasangan mereka, beberapa orang mengklaim bahwa hubungan asmara mereka adalah cara untuk membumbui pernikahan mereka. 
 
Putus cinta sering disebut sebagai alasan perselingkuhan. Ini mungkin melibatkan kurangnya pemahaman tentang bagaimana cinta tumbuh dalam pernikahan.
 
5. Citra tubuh/penuaan 
 
Sering diilustrasikan oleh kisah-kisah tentang pria paruh baya yang berselingkuh dengan wanita seusia putri mereka, perselingkuhan terkadang bisa menjadi cara bagi seorang pria (atau wanita) untuk membuktikan bahwa mereka masih "memilikinya." 
 
 
Seiring dengan pemikiran ini, seorang pasangan mungkin menyalahkan atas kecerobohan mereka sendiri dengan mengklaim bahwa pasangan mereka telah "membiarkan dirinya bebas."
 
6. Balas dendam
 
Bila salah satu pasangan telah berselingkuh atau telah menyakiti pasangannya dengan cara tertentu, pasangan yang tersinggung mungkin merasa perlu membalas dendam sehingga berujung pada perselingkuhan.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore