Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juni 2024 | 20.14 WIB

Manfaat di Balik Tertawa yang Mampu Menjadi Obat Terbaik Bagi Psikologis Seseorang, Simak Ulasannya

Ilustrasi zodiak yang memiliki selera humor bak pelawak. (Freepik) - Image

Ilustrasi zodiak yang memiliki selera humor bak pelawak. (Freepik)

JawaPos.com - Tertawa merupakan pengalaman emosional yang paling menular antara satu sama lain, terutama ketika melihat hal-hal yang lucu dan humor. Tertawa menandakan bahwa seseorang dapat menjalin ikatan dengan mudah dan cepat dalam sebuah komunitas besar, serta ia tak canggung untuk mengekspresikan emosinya.

Dilansir dari laman Psychology Today, tertawa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan yakni dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengendurkan otot, membantu sirkulasi, dan melindungi dari penyakit jantung.

Tertawa dapat melepaskan endorfin dan neurotransmitter yang menimbulkan perasaan senang yang memiliki efek mirip dengan narkotika. Endorfin itulah yang membuat tertawa menular.

Dikutip dari laman Safe Place Therapy, saat seseorang tertawa akan cenderung merasa bahagia, riang, seolah-olah masalah hidup hilang begitu saja. Tertawa juga memiliki kapasitas untuk melawan emosi negatif yang terkait dengan depresi, kecemasan, dan kesedihan yang dirasakan seseorang.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa tertawa memiliki kapasitas yang besar mengurangi kecemasan dibandingkan berolahraga. Selain endorfin dan neurotransmitter, tertawa juga melepaskan hormon serotonin yang mengeluarkan perasaan bahagia, gembira, dan euforia.

Pelepasan hormon neurotransmitter berkorelasi dengan intensitas dan durasi tertawa, semakin keras, dan lama tertawa, semakin baik perasaan seseorang. Penelitian juga menunjukkan bahwa tertawa secara teratur sebenarnya membantu meningkatkan pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri serta lingkungan sekitar.

Orang yang sering tertawa seringkali merasa percaya diri, memiliki rasa harga diri yang besar, serta pemikiran mereka lebih optimis dan positif terhadap dunia.

Manfaat lain di balik tertawa adalah dapat menurunkan kadar hormon stres, kortisol, dan noradrenalin. Hal ini tak hanya mengurangi stres dan ketidaknyamanan, tetapi juga menurunkan tekanan darah. Namun, dikutip dari laman Artikel Psikologi Universitas Medan Area, tertawa terbahak-bahak alias berlebihan juga menjadi suatu tanda kondisi buruk yang mengenai psikologis seseorang.

Seseorang dengan mudah tertawa kepada hal yang menurut orang lain itu tidak lucu adalah pertanda bahwa ia sedang butuh orang lain serta kesepian. Seseorang yang seperti itu kenyataannya sedang menutupi kesedihan dalam jiwanya, sehingga tertawa terbahak-bahak bisa membantu mengeluarkan emosi negatifnya. Tapi pada intinya adalah tertawa bisa menjadi obat terbaik bagi seseorang yang mengalami kondisi tertentu, dan mengurangi rasa sedih serta kecemasan dalam hidupnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore