Ilustrasi orang ekstrovert yang berubah jadi introvert. / Sumber foto : (Freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Secara umum seserang dengan kepribadian ekstrovert adalah mereka yang dikenal ekspresif, dan mudah bergaul dengan banyak orang.
Orang dengan kepribadian ekstrovert, cenderung mendapatkan energinya dengan cara bersosialisasi, dan menghabiskan waktu bersama keluarga, kerabat, teman, atau pasangannya.
Dilansir dari laman Artikel Siloam Hospitals, kepribadian ekstrovert ini berbanding terbalik dengan introvert yang fokus dengan pikiran dan perasaannya sendiri.
Hal yang paling dasar membedakan antara keduanya adalah dari cara mengisi ulang baterai sosial, orang ekstrovert lebih senang bertemu orang lain dan introvert cenderung menyendiri.
Namun dikutip dari laman Artikel Psikologi Universitas Medan Area, perlu diketahui bahwa bisa saja orang ekstrovert ini berubah menjadi introvert.
Bukan tanpa alasan, perubahan tersebut biasanya disebabkan oleh 4 pemicu ini. Yuk simak!
Baca Juga: Ada Taurus hingga Pisces, 5 Zodiak Ini Dikenal Berpikiran Sempit dan Introvert Menurut Astrologi
1. Pernah Mengalami Bully di Masa Kecil
Ketika seharusnya masa kecil ini dipenuhi rasa keceriaan, terbuka, dan senang berinteraksi tapi terkena bully oleh teman atau lingkungan sekitar.
Hal ini akan berdampak buruk pada mentalnya dan perlahan mengganti kepribadian menjadi lebih sensitif, pendiam, kurang percaya diri, dan akhirnya lebih senang menyendiri.
2. Adanya Tuntutan dari Orang Sekitar
Sifat ramah atau friendly orang ekstrovert ini tak selamanya bisa diterima oleh orang lain, adanya cibiran, tatapan sinis, serta teguran yang membuat perlahan kepribadiannya berubah.
Sehingga orang ekstrovert ini tak mau lagi direspon negatif oleh orang, maka lebih baik diam dan menyendiri karena trauma akan hal yang pernah terjadi.
Baca Juga: 9 Situasi Sosial yang Membuat Introvert Tidak Nyaman Menurut Psikologi, Salah Satunya Panggilan Telepon Tak Terduga
3. Pernah Berada di Keluarga Broken Home
Seorang anak yang sering menyaksikan pertengkaran kedua orang tuanya atau menjadi bahan pelampiasan amarah orang tua sangat berdampak negatif terhadap psikisnya.
Hal ini mampu menghilangkan rasa berharganya seorang anak hingga ia sering murung dan menutup diri, sehingga bisa mempengaruhi kehidupannya saat dewasa.
4. Sering Dikhianati dan Dimanfaatkan
Sifat mudah percaya, antusias serta selalu menanamkan pikiran positif di setiap orang baru justru mampu menjadi bomerang bagi para ekstrovert sendiri.
Sehingga sifatnya tersebut akan mudah dimanfaatkan orang lain bahkan sampai dikhianati dan munculah rasa kekecewaan yang mendalam.
Pada akhirnya orang ekstrovert ini merubah perlahan kepribadiannya agar kebaikan dan ketulusannya itu tak lagi jadi santapan empuk orang lain.
***

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
