Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juni 2024 | 14.26 WIB

Orang yang Kesulitan Menerima Cinta, Biasanya Mengalami 6 Pengalaman Masa Kecil Ini, Simak!

Ilustrasi wanita yang kurang cinta diri sendiri (freepik) - Image

Ilustrasi wanita yang kurang cinta diri sendiri (freepik)

JawaPos.com – Ada hubungan yang kuat antara pengalaman masa kecil dengan cara kita memandang cinta dan kasih sayang saat dewasa.

Sebagai seorang anak, pemahaman Anda tentang cinta dan kasih sayang dibentuk oleh lingkungan sekitar Anda.

Apabila pemahaman tersebut tidak tepat maka hal itu akan meninggalkan jejak dalam jangka panjang dan terbawa hingga Anda dewasa.

Lantas pengalaman masa kecil apa saja yang menjadikan orang susah menerima cinta dan kasih sayang di saat dewasa?

Dilansir dari laman The Vessel, Jumat (14/6), berikut beberapa pengalaman kecil yang menyebabkan orang kesulitan menerima cinta dan kasih sayang diantaranya:

  1. Kurangnya validasi emosional

Validasi emosional terjadi ketika perasaan Anda dikenali, diakui dan diterima. Hal ini sebenarnya inti dari kesehatan emosional dan tentunya kurangnya validasi emosional bisa meninggalkan luka yang dalam.

Ketika anak-anak mengungkapkan perasaan atau emosinya mereka cenderung mencari validasi dari pengasuhnya bukan orang tuanya. Apalagi jika mereka diabaikan tentu dampaknya menyebabkan ketidakmampuan menerima cinta dan kasih sayang di kemudian hari.

Anak-anak yang tumbuh tanpa validasi emosional menganggap emosi mereka tidak valid dan tidak perlukan. Sehingga mereka menjadi sulit mengenali dan menerima cinta serta kasih sayang dari orang lain.

  1. Perilaku orang tua yang tidak konsisten

Konsistensi orang tua berperan penting dalam perkembangan emosi anak. Sebaliknya sikap orang tua yang tidak konsisten membuat mereka merasa bingung dan tidak aman.

Selain itu, perilaku ini juga membuat mereka sulit memahami dan menerima cinta. Bahkan ketika dewasa, mereka selalu mempertanyakan kejujuran kasih sayang dari orang lain.

  1. Kurangnya kasih sayang fisik

Ada beberapa contoh perilaku yang menunjukkan kasih sayang fisik seperti berpelukan atau bahkan tepukan sederhana di punggung. Hal ini tentu sangat penting untuk perkembangan emosi anak.

Tindakan sederhana tersebut bisa menciptakan rasa aman dan percaya serta mengajarkan anak untuk mengenali sentuhan dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Intinya, sangat penting memastikan anak-anak menerima kasih sayang fisik yang cukup sebab bisa membantu mereka berkembang menjadi individu yang lebih sehat secara emosional dan fisik.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore