Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Mei 2024 | 03.53 WIB

Nggak Perlu Emosi! Ini 6 Cara Menghadapi Pasangan Gaslighting, Salah Satunya Tetap Berpijak dengan Fakta

Ilustrasi perempuan sebagai gashlighter

JawaPos.com – Gaslighting merupakan tipikal dalam hubungan romantis dimana terdapat siklus perilaku kasar dan penuh kasih sayang. Gaslighting juga merupakan taktik manipulasi yang biasa digunakan oleh pelaku kekerasan untuk mempertahankan kendali dan kekuasaan atas korbannya.

Jika Anda merasa bingung, ragu hingga merasa bersalah setelah ngobrol dengan pasangan Anda maka kemungkinan besar Anda adalah korban gaslighting.

Ada beberapa perilaku gaslighting yang perlu Anda waspadai seperti berbohong, menuduh Anda atas perilaku yang dia lakukan hingga posesif.

Pada dasarnya gaslighting dalam hubungan bisa menyebabkan pasangan merasa kebingungan, kecemasan, rendah diri dan rasa tidak berdaya.

Lantas bagaimana jika memang benar Anda adalah korban gaslighting pasangan Anda? Bagaimana cara menghadapinya?

Dilansir dari laman Simply Psychology, Sabtu (25/5), berikut cara yang bisa Anda pertimbangkan untuk menghadapi pasangan gaslighting :

  1. Menantang perilaku mereka tetapi jangan berdebat

Menantang perilaku pasangan yang suka marah-marah tanpa terlibat perdebatan sengit bisa menjadi pendekatan yang efektif dan ampuh.

Saat Anda mengenali tindakan gaslighting maka bersikap tenang dan tunjukkan ketidakkonsistenan, lalu Anda tantang perilakunya dan berikan bukti yang membantah klaim mereka.

Anda bisa memberi tahu kepada pasangan Anda jika perilaku yang dia lakukan tidak dapat diterima dan Anda tidak akan menoleransinya. Gaslighter memang senang memprovokasi reaksi emosional dari orang lain jadi tetaplah tenang.

  1. Tetap berpijak pada kenyataan

Jika Anda mulai meragukan diri sendiri biasanya pelaku gaslighting mampu mengendalikan ingatan dan emosi Anda dengan membuat Anda mempercayai narasi mereka.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengingatkan diri sendiri tentang pengalaman dan perasaan Anda sendiri. Anda harus yakin dengan persepsi Anda dan jangan biarkan gaslighter membuat Anda ragu dan bingung.

Mendokumentasikan insiden, percakapan dan bukti apapun yang mendukung persepsi Anda sangat penting dan membantu Anda dalam memvalidasi apa pun yang gashlighter ucapkan.

  1. Fokus pada resolusi

Daripada mencoba mengekspos pelaku gaslighting atau membuktikan bahwa mereka salah, lebih baik fokus untuk mencari solusi dan meningkatkan komunikasi untuk mencegah situasi yang serupa masa mendatang. 

Jika Anda mencoba untuk memenangkan argumen, maka kemungkinan besar pasangan Anda akan menyerang Anda lebih jauh dengan menyangkal, menangkis, atau meremehkan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore