Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Mei 2024 | 21.48 WIB

Bukan Perkara Narsis, Ada 5 Alasan Seseorang Sharing di Media Sosial, Salah Satunya karena Ingin Menghibur

Bukan Perkara Narsis, Ada 5 Alasan Seseorang Sharing di Media Sosial, Salah Satunya Karena Ingin Menghibur. (Sumber gambar: freepik/ freepik.com)

 
JawaPos.com - Membagikan sebuah konten maupun sekedar perasaan untuk diketahui orang lain bisa dengan mudahnya dilakukan di media sosial.
 
Tanpa harus berinteraksi tatap muka, kini hanya dengan sekali pencet, informasi bisa menyebar dan diterima orang lain dalam berbagai platform.
 
Sebenarnya, bagaimana sisi psikologis seseorang memutuskan untuk membagikan sesuatu di sosial media miliknya? Apa pertimbangan seseorang akhirnya membuat status?
 
 
Membagikan informasi dalam platform media sosial terkadang dinilai 'over sharing' jika terlalu mengekspos permasalahan pribadi.
 
Ternyata, bagi sebagian orang, sharing atau membagikan sesuatu dalam platform media sosial adalah bentuk dari niatan membagikan keceriaan kepada orang lain.
 
Apa alasan lain selain untuk menghibur? Dilansir dari laman Everyone Social pada Rabu (22/05), ini beberapa alasan seseorang melakukan 'sharing' di media sosial.
 
 
1. Untuk menghadirkan konten yang menghibur orang lain
 
Berdasarkan The New York Times, 94% orang yang berbagi di media sosial adalah sebagai bentuk ingin memberi informasi, menghibur, dan membantu orang-orang dalam kehidupan.
 
Tidak semata-mata ingin memperjelas akan kehadiran diri, berbagi di dunia sosial semata-mata dilakukan untuk menghibur.
 
2. Untuk menjelaskan diri kita kepada orang lain
 
Setiap orang memiliki identitas pribadi yang khas, dan konten yang dibagikan di media sosial mencerminkan identitas itu. 
 
 
Jadi, tidak mengherankan jika 68% orang mengatakan bahwa mereka berbagi di media sosial untuk mengomunikasikan siapa mereka dan apa yang mereka pedulikan.
 
3. Untuk membangun sebuah koneksi dan jaringan
 
Secara khusus, penelitian New York Times mengungkapkan, orang-orang yang melakukan sharing di sosial media bermaksud untuk menjalin dan memelihara koneksi.
 
Sebesar 73% orang berbagi secara online untuk bertemu orang lain yang memiliki minat yang sama. Sebagian lainnya melakukan ini untuk memungkinkan mereka berkomunikasi dengan orang yang sebelumnya tidak dapat mereka hubungi.
 
 
4. Untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri
 
Sederhananya, orang berbagi karena menikmatinya dan hal itu membantu seseorang merasa lebih terhubung dengan dunia.
 
Mungkin terkadang tidak banyak yang memahami konteks dari sesuatu yang dibagikan. Selalu berhati-hati terhadap perspektif agar tidak terjebak dalam prasangka yang memicu emosi yang negatif.
 
5. Untuk menyebarkan informasi tentang minat diri
 
Seseorang juga membagikan konten secara online untuk menunjukkan dukungan terhadap hal yang diminati dan memberi tahu orang-orang tentang ide dan prinsip yang mereka yakini. 
 
 
Sharing di media sosial bukanlah selalu mengenai sebuah eksistensi diri yang cenderung dijadikan untuk ajang narsis.
 
Ambil hal-hal baik dari berbagai sudut pandang terhadap suatu informasi yang didapatkan. Apabila hal yang dibagikan cenderung sebagai bentuk flexing, ada baiknya untuk menghentikan aktivitas scrolling sebagai bentuk penjagaan diri.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore