Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 01.28 WIB

Bak Bunglon yang Berubah Warna, Simak 3 Ciri Tersembunyi Kepribadian Orang Narsis yang Jarang Diketahui

Simak 3 Ciri Tersembunyi Kepribadian Orang Narsis yang Jarang Diketahui (melnyk58/stock photo)

JawaPos.com- Narsisme merupakan kepribadian yang selalu mementingkan diri sendiri yang berlebih, kebutuhan akan kekaguman yang berlebihan, dan kurangnya empati terhadap orang lain.

Beberapa sifat narsistik mungkin terlihat jelas, namun ada aspek tersembunyi dari narsisme yang mungkin lebih halus namun sama berdampaknya. 

Dilansir dari laman timesofindia.com oleh JawaPos.com, Rabu (15/5), berikut ini tiga ciri tersembunyi kepribadian orang narsis yang wajib Anda perhatikan.

  1. Harga diri yang rapuh

Salah satu ciri tersembunyi orang narsis adalah harga diri mereka yang rapuh. Meskipun mereka sering kali menunjukkan rasa percaya diri dan superioritas, di balik permukaannya, mereka mungkin menyimpan rasa tidak aman yang mendalam.

Mereka sebenarnya sangat sensitif terhadap kritik dan bahkan masukan kecil pun dianggap sebagai serangan pribadi. Untuk melindungi harga diri mereka yang rapuh, mereka melakukan penyangkalan, rasionalisasi, atau saling menyalahkan.

Hal ini dapat menyebabkan seseorang terus-menerus mencari kekaguman dan pengakuan dari orang lain dan mengabaikan atau merendahkan orang yang tidak memberikannya.

  1. Kemampuan beradaptasi seperti bunglon

Orang narsis seringkali memiliki kemampuan beradaptasi seperti bunglon yang memungkinkan mereka berbaur dengan berbagai situasi sosial dan memanipulasi persepsi orang tentang mereka.

Sifat ini tersembunyi karena mereka dapat menampilkan versi diri mereka yang berbeda kepada orang yang berbeda. Mereka terampil dalam mencerminkan preferensi, keyakinan, dan nilai-nilai orang lain, sehingga menciptakan rasa yang salah.

Kemampuan beradaptasi ini adalah alat untuk mendapatkan kendali, kekaguman dan pengaruh. Namun, hal ini juga dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan ketika orang menyadari ketidakkonsistenan dalam perilaku orang narsis.

  1. Manipulasi emosional

Orang narsis mencoba taktik manipulasi emosional yang halus untuk mengendalikan orang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan cara yang menyulut rasa bersalah, menimbulkan rasa bersalah, dan merendahkan harga diri korbannya.

Mereka dapat memanipulasi emosi secara halus untuk membuat orang lain meragukan perasaan dan persepsinya sendiri. Taktik ini mungkin sulit dideteksi. 

Orang narsis juga menggunakan manipulasi emosional untuk mempertahankan dominasinya dan membuat korbannya bergantung secara emosional pada mereka.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore