Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Februari 2024 | 18.50 WIB

Narsisme vs NPD: Apakah Anda Hanya Narsis atau Mengidap Gangguan Kepribadian? Kenali 9 Ciri dan Perbedaannya

Ilustrasi. Perbedaan antara narsisme dan Narcissistic Personality Disorder (NPD). - Image

Ilustrasi. Perbedaan antara narsisme dan Narcissistic Personality Disorder (NPD).

JawaPos.com – Narsisme adalah sifat yang ditandai dengan rasa mementingkan diri sendiri yang berlebihan, kebutuhan akan kekaguman, dan kurangnya empati. 

Sementara itu, Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi kesehatan mental yang lebih serius yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang.

Berikut adalah 9 Ciri Narcissistic Personality Disorder atau NPD dengan contohnya

Dilansir dari laman Duke Health, Rabu (28/2), ada sembilan ciri khusus yang biasanya dimiliki oleh penderita Narcissistic Personality Disorder atau NPD sebagai berikut:

1. Kebutuhan akan kekaguman yang berlebihan

Orang dengan NPD sering kali membutuhkan pujian dan pengakuan yang konstan. Contohnya, mereka mungkin selalu ingin menjadi orang yang paling dipuji di media sosial, atau mereka mungkin merasa bahwa mereka pantas mendapatkan penghargaan atas pencapaian yang kecil.

Mereka mungkin merasa iri dengan orang lain dan berusaha untuk selalu menjadi pusat perhatian. Contohnya, mereka mungkin berusaha untuk menyabotase kesuksesan orang lain, atau mereka mungkin selalu ingin menjadi orang yang berbicara dalam sebuah pertemuan.

2. Rasa mementingkan diri sendiri

Orang dengan NPD sering kali memiliki rasa berhak yang tinggi dan mengharapkan perlakuan istimewa. Mereka mungkin mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain. 

Contohnya, mereka mungkin sering membatalkan rencana pada menit terakhir tanpa memikirkan bagaimana hal itu akan memengaruhi orang lain, atau mereka mungkin mengambil keuntungan dari kebaikan orang lain.

3. Kurangnya empati

Orang dengan NPD sering kali kesulitan memahami dan berbagi perasaan orang lain. Contohnya, mereka mungkin tidak dapat memahami mengapa seseorang merasa sedih atau marah, atau mereka mungkin tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Mereka mungkin tampak tidak peduli atau bahkan kejam terhadap orang lain. Contohnya, mereka mungkin membuat lelucon yang menyakitkan tentang orang lain, atau mereka mungkin dengan sengaja menyakiti orang lain secara fisik atau emosional.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore