Ilustrasi pasangan yang sedang mengalami silent treatment.
Ini biasanya dilakukan dengan cara tidak berbicara bahkan hingga tidak menganggap keberadaan orang lain. Seringkali, hal ini dilakukan seseorang ketika sedang marah atau bertengkar dengan orang yang didiamkan.
Namun, reaksi rasa marah ini sepertinya tidak sepenuhnya bisa dibenarkan. Sebab, jika ini terjadi terus-menerus dan semakin kompleks, ini bisa saja melanggar nilai-nilai dan harga diri seseorang yang didiamkan.
Anda mungkin pernah mengalami hal ini dan bingung bagaimana meresponnya?
Dilansir dari healthline.com, Kamis (16/5), berikut lima cara menganggapi atau merespon orang-orang menyebalkan yang sering melakukan silent treatment kepada Anda.
1. Lakukan pendekatan yang lembut
Pendekatan yang lembut dan penuh kasih sayang mungkin merupakan cara yang baik untuk memulai kembali percakapan dengan teman atau pasangan kita yang sedang melakukan silent treatment kepada kita.
Mereka mungkin merasa terluka atas perkataan dan perbuatan Anda. Katakan dengan tenang kepada mereka bahwa Anda ingin memahami alasan mengapa mereka melakukan itu. Tekankan bahwa Anda ingin menyelesaikan masalah bukan hanya basa basi atau justru membuat masalah semakin runyam.
Meskipun bukan salah Anda jika orang lain memutuskan untuk diam saat mereka marah, Anda tetap mempunyai tanggung jawab untuk meminta maaf jika Anda telah melakukan kesalahan kepada mereka.
Jika mereka tampak tidak mau menerima, beri tahu mereka bahwa Anda memahami jika mereka memerlukan waktu untuk menyendiri. Namun, katakan juga bahwa Anda ingin menjadwalkan waktu untuk mengobrol lebih dalam dan menyelesaikan masalah kalian berdua.
2. Ungkapkan perasaan Anda yang terganggu
Beri tahu orang tersebut bahwa sikap diam mereka pada Anda itu teramat menyakitkan dan membuat Anda merasa frustrasi hingga merasa sendirian.
Katakan dengan tegas bahwa bukan itu yang Anda inginkan atau butuhkan dalam suatu hubungan. Jelaskan bahwa Anda tidak dapat menyelesaikan masalah dengan cara seperti itu, dan jelaskanlah secara spesifik masalah tersebut.
3. Abaikan mereka sampai reda
Mendiamkan seseorang saat sedang marah tidak selalu menimbulkan luka. Terkadang, ini merupakan hal yang tidak dapat dikendalikan. Biarkanlah orang-orang terdekat Anda yang melakukan silent treatment tersebut, sampai mereka sadar dan melanjutkan kembali hidup mereka seperti biasanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
